KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari dipastikan siap memulai operasional pada Tahun Ajaran 2026/2027. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan dimulai pada Senin, 3 Agustus 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Jabar, ST menegaskan seluruh fasilitas utama yang dibutuhkan untuk mendukung proses belajar mengajar telah rampung dan siap digunakan, meskipun pembangunan kawasan sekolah secara keseluruhan masih menyisakan beberapa pekerjaan.
“Kegiatan pembukaan MPLS dijadwalkan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, yang akan dibuka Wali Kota Kendari, seluruh rangkaian kegiatan MPLS akan berlangsung hingga 10 Agustus 2026,” ujar Jabar, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, kesiapan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Kendari melalui Sekda Kota Kendari. MPLS menjadi momentum penting untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru sekaligus menandai dimulainya penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.
Berdasarkan kunjungan dan pemantauan di lapangan beberapa hari terakhir, Dinas Sosial menjelaskan bahwa seluruh sarana utama yang menjadi penunjang kegiatan pembelajaran telah memenuhi standar operasional sehingga proses MPLS maupun kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Fasilitas yang telah tersedia meliputi gedung serbaguna berkapasitas 750 orang, gedung pembelajaran yang dilengkapi ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium sains, 9 ruang kelas yang mampu menampung 270 peserta didik.
Selain itu, sekolah juga telah memiliki asrama putra dan putri dengan kapasitas masing-masing 136 siswa, gedung dapur beserta gudang logistik, serta gedung kantin yang mampu menampung hingga 540 orang dalam satu waktu. Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung konsep pendidikan terpadu yang diterapkan di Sekolah Rakyat.
Pada tahun ajaran perdana ini, sebanyak 206 peserta didik baru akan mengikuti MPLS. Mereka akan dibimbing oleh 68 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri atas guru, wali asuh, tenaga administrasi, serta tenaga pendukung lainnya.
Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, Pemerintah Kota Kendari juga mengerahkan dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Operasional Sekolah Rakyat Terpadu 2 merupakan bagian dari Program Nasional Penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi solusi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan merata, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, tenaga pendidik yang telah disiapkan, serta sinergi berbagai perangkat daerah, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 diharapkan mampu menjadi lingkungan belajar yang nyaman dan mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.



