Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.id – Digitalisasi untuk pertumbuhan bisnis lokal di daerah mencerminkan konsep bahwa digitalisasi memiliki potensi besar untuk menjadi katalisator bagi pertumbuhan bisnis lokal di daerah. Dalam konteks ini, mengacu pada kemampuan IKM untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengakses pasar yang lebih luas, dan menciptakan nilai tambah bagi bisnis mereka.

Strategi digitalisasi memungkinkan IKM untuk meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek operasional mereka. Dengan mengadopsi perangkat lunak manajemen yang terintegrasi, misalnya, mereka dapat mengotomatiskan proses produksi, manajemen inventaris, dan keuangan, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya.

Selain itu, digitalisasi juga membuka pintu untuk akses pasar yang lebih luas bagi IKM. Melalui platform e-commerce dan jejaring sosial, mereka dapat menjangkau konsumen di luar daerah mereka sendiri, bahkan di tingkat global. Hal ini memperluas peluang penjualan dan membuka jalan bagi ekspansi bisnis yang lebih besar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara melalui Kepala Bidang IKM Muh Yasser Tuwu menegaskan saat ini IKM di Sulawesi Tenggara harus dapat memanfaatkan Platform e-commerce yang memungkinkan IKM untuk menjual produk mereka secara online, dan menjangkau pelanggan yang jauh di luar wilayah lokal mereka.

Baca Juga  Warga Wawonii Beri Dukungan Penuh Untuk ASR

“Dari segi kualitas produk IKM di Sulawesi Tenggara sudah bagus apalagi untuk promosi saat ini sudah mudah dengan adanya marketplace dan media sosial yang tidak hanya menjangkau pasar lokal tetapi juga menjangkau pasar luar negeri,” katanya, Kamis (21/3/2024).

Ia menambahkan pengakuan atas kepatuhan terhadap standar kualitas dan sertifikasi produk merupakan langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, ini dapat membuka peluang untuk memasuki pasar yang lebih besar dan meningkatkan daya saing produk.

Meskipun demikian, kesempatan ini juga datang dengan tantangan tersendiri. IKM perlu merancang strategi digitalisasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia. Mereka perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti infrastruktur digital, keterampilan tenaga kerja, dan keamanan data dalam merancang dan melaksanakan strategi digital mereka.

Salah satu aspek penting dari strategi digitalisasi adalah pembangunan keberadaan online yang kuat. Membangun situs web yang responsif, mengoptimalkan kehadiran di media sosial, dan memanfaatkan alat-alat pemasaran digital adalah langkah-langkah penting untuk menarik perhatian konsumen dan memperluas pangsa pasar.

Baca Juga  Disperindag Sultra Fasilitasi Pengembangan Produk Lokal melalui Pendekatan Satu Desa Satu Produk

Tidak hanya itu, IKM juga perlu mempertimbangkan integrasi vertikal dan horizontal dalam rantai pasokan mereka. Kolaborasi dengan pemasok, distributor, dan mitra bisnis lainnya melalui platform digital dapat membantu meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional mereka.

Penting juga untuk memperhatikan perlindungan data dan privasi. Dalam era di mana serangan siber semakin umum, IKM perlu mengambil langkah-langkah untuk mengamankan informasi sensitif mereka dan memastikan kepercayaan konsumen terjaga.

Untuk mendukung digitalisasi Disperindag Sulawesi Tenggara juga terus memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku IKM, termasuk bagaimana menyesuaikan diri dengan digitalisasi saat ini.

“Kemudian kalau kita mau bersaing ke pasar nasional atau bahkan internasional harus punya legalitas. Tiga tahun ke belakang itu terus kita dorong mulai dari membantu pendaftaran sertifikat halal, pendaftaran NIB kita bantu dengan bersinergi dengan PTSP, kemudian Kemenkumham dan lain sebagainya,” bebernya.

Di tengah semua ini, penting bagi IKM untuk tetap beradaptasi dan berinovasi. Perubahan teknologi terus berlangsung, dan bisnis yang berhasil adalah yang mampu menyesuaikan diri dengan cepat dengan perubahan ini dan memanfaatkannya sebagai peluang untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Penting untuk diingat bahwa digitalisasi bukanlah tujuan akhir, tetapi alat untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih besar. IKM perlu memiliki visi jangka panjang dan strategi yang terintegrasi untuk memastikan bahwa digitalisasi mendukung pertumbuhan bisnis mereka secara keseluruhan. Dengan memahami tantangan, merancang strategi yang tepat, dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya, IKM dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk meraih peluang yang ditawarkan oleh ekonomi digital. (Adv)

Visited 166 times, 1 visit(s) today