Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota Kendari sebagai momentum penguatan nilai spiritual sekaligus refleksi dalam tata kelola pemerintahan. Hal itu disampaikan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, pada peringatan Isra Mi’raj di Masjid Syakira Rahmatillah, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Jumat (16/1/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan nilai ketaatan dan konsistensi, yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Menurutnya, perjalanan spiritual Rasulullah SAW menjadi pengingat pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjalankan amanah.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang ketaatan dan konsistensi. Nilai-nilai inilah yang ingin kami hadirkan dalam tata kelola pemerintahan di Kota Kendari, agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan jujur, amanah, dan penuh empati,” ujar Siska.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Kendari berkomitmen membangun daerah tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari aspek sosial dan spiritual. Pembangunan infrastruktur, kata dia, harus berjalan seiring dengan upaya menjaga persaudaraan, nilai religius, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah Kota Kendari dan Naturevolution Gagas Pengelolaan Sampah Lebih Baik

“Kota Kendari tidak hanya ingin maju secara fisik, tetapi juga hangat secara sosial dan spiritual. Kita ingin ekonomi tumbuh, jalan dibangun, namun nilai-nilai kebersamaan dan keimanan tetap terjaga,” katanya.

Wali Kota juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai penguat integritas dan etos kerja. Pelayanan publik, lanjutnya, harus dilandasi niat ibadah, sehingga setiap tugas yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Siska menekankan pentingnya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan. Perbedaan pandangan dinilai sebagai hal yang wajar, selama disampaikan secara konstruktif dan tidak memutus tali silaturahmi.

“Kita ingin kebersamaan ini bukan sekadar slogan. Berbeda pendapat boleh, tetapi tetap saling menguatkan dan menjaga persatuan demi Kota Kendari yang lebih baik,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, hikmah Isra Mi’raj disampaikan oleh Ustaz Sukrin Syamsuddin. Ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan kejadian luar biasa yang melampaui logika manusia, sehingga hanya dapat dipahami melalui iman. Hal itu, menurutnya, menjadi pelajaran penting agar umat Islam senantiasa mengedepankan keimanan dalam menjalani kehidupan.

Baca Juga  Perumda Dinilai Tak Sehat, Wali Kota Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Direksi Malas

“Isra Mi’raj melampaui logika manusia karena Nabi Muhammad Sallahu Alaihi Wasalam  menempuh perjalanan panjang dalam waktu singkat melalui tiga alam dimensi, yakni Alam Lahut, Alam Nasut, dan Alam Jabarut. Secara akal hal itu mustahil, namun secara iman segalanya mungkin bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkapnya.

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Pemerintah Kota Kendari berharap nilai-nilai ketaatan, konsistensi, dan keimanan dapat terus dirawat, baik oleh ASN maupun masyarakat luas, sebagai fondasi menuju Kendari yang maju, sejahtera, dan berkeadaban.

Penulis: Sumarlin

Visited 44 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow