KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan arah pembangunan olahraga jangka panjang melalui penyusunan Desain Olahraga Daerah (DOD) Tahun 2026. Dokumen strategis ini diproyeksikan menjadi peta jalan pembinaan olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga.
Pembahasan DOD berlangsung dalam rapat yang dipimpin Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Kendari, Ridha Wahyuni Nappu, di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Kendari, Senin (15/6/2026).
Rapat tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan olahraga daerah. Fokus utama pembahasan diarahkan pada penyempurnaan dokumen agar selaras dengan kebijakan nasional sekaligus mampu menjawab kebutuhan olahraga di Kota Kendari.
Ridha Wahyuni Nappu menegaskan bahwa penyusunan Desain Olahraga Daerah merupakan langkah penting untuk memastikan pembangunan olahraga berjalan secara terencana dan berkelanjutan.
“Dokumen ini nantinya akan menjadi pedoman dalam pembinaan, pengembangan, dan peningkatan prestasi olahraga di daerah secara terstruktur dan berkesinambungan,” ujarnya.
Menurutnya, DOD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis yang akan menentukan arah kebijakan olahraga Kota Kendari dalam beberapa tahun ke depan. Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah dapat memetakan potensi cabang olahraga unggulan, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga strategi pembinaan atlet sejak usia dini.
Penyusunan DOD Kota Kendari mengacu pada sejumlah regulasi nasional, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), serta Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 15 Tahun 2023 tentang Tata Cara Penyusunan Desain Besar Olahraga Daerah.
Untuk memastikan dokumen yang disusun memenuhi standar nasional, Pemerintah Kota Kendari juga menggandeng Tim Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam proses pembahasan dan penyempurnaannya.
Selain membahas aspek regulasi, forum tersebut juga mengulas berbagai strategi pengembangan olahraga daerah, mulai dari pembinaan atlet potensial, penguatan kompetisi berjenjang, hingga peningkatan kualitas fasilitas olahraga yang dapat mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi.
Peserta rapat turut memberikan masukan terkait cabang olahraga yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai olahraga unggulan daerah. Langkah ini dinilai penting agar pembinaan atlet lebih fokus dan mampu menghasilkan prestasi yang kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
Pemerintah Kota Kendari menilai olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian medali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Melalui penyusunan Desain Olahraga Daerah Tahun 2026 yang terintegrasi dengan Desain Besar Olahraga Nasional, Kota Kendari menargetkan lahirnya ekosistem olahraga yang lebih kuat, mulai dari pembinaan usia dini, pengembangan atlet potensial, hingga peningkatan prestasi pada berbagai ajang kompetisi.
Penulis: Sumarlin



