Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID — Pemerintah Kota Kendari terus membuka peluang kerja sama strategis dengan berbagai daerah untuk memperkuat fondasi ekonomi kota. Dalam rangkaian kegiatan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026, Pemkot Kendari menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait penjajakan potensi investasi Kawasan Industri Kendari (KIK), Jumat (8/5/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran didampingi Kepala Bappeda, Kepala DPM PTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Brida, Kabag Kerja Sama serta jajaran direksi Perumda.

Sementara delegasi Pemprov DKI Jakarta dipimpin Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur, Yustinus Prastowo bersama Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati, Kepala Badan Pembinaan BUMD Syaefuloh Hidayat, Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI Jakarta Marulina Dewi, serta Direktur Utama PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) Dharma Satriadi.

Pertemuan itu menjadi tindak lanjut dari audiensi Wali Kota Kendari dengan Gubernur DKI Jakarta pada 9 April 2026 lalu. Selain membahas dukungan terhadap pelaksanaan UCLG ASPAC di Kendari, audiensi tersebut juga membicarakan peluang investasi BUMD Jakarta di Kawasan Industri Kendari serta dukungan sarana pelayanan publik seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans hingga truk sampah.

Baca Juga  Ribuan Relawan Ikut Mengawal Siska Sudirman Daftar di KPU Kota Kendari

Dalam forum tersebut, Pemkot Kendari memaparkan potensi besar kawasan Abeli yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara melalui pengembangan Kawasan Industri Kendari.

Kawasan Abeli dinilai memiliki posisi strategis karena berada di wilayah pesisir dan terhubung langsung dengan Pelabuhan Newport Bunkutoko yang dirancang melayani kapal-kapal besar untuk mendukung aktivitas ekspor komoditas industri.

Pemerintah Kota Kendari menargetkan kawasan tersebut berkembang sebagai sentra industri manufaktur ringan, pengolahan hasil perikanan, hingga sektor pertanian terpadu yang mampu menciptakan efek berganda bagi ekonomi daerah.

Selain itu, pengembangan kawasan industri juga dinilai menjadi langkah penting memperkuat kapasitas fiskal daerah. Saat ini struktur APBD Kota Kendari Tahun Anggaran 2025 masih didominasi dana transfer pusat sebesar sekitar 68 persen dari total pendapatan daerah Rp1,69 triliun.

Karena itu, perluasan basis ekonomi melalui investasi industri dianggap menjadi salah satu solusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas lapangan kerja, serta memperkuat rantai distribusi logistik kawasan timur Indonesia.

Dalam pemaparannya, PT JIEP disebut memiliki peluang besar menjadi mitra strategis pengembangan KIK Abeli. Bentuk kerja sama yang dijajaki mulai dari konsultasi manajemen kawasan industri, penyusunan master plan, strategi penarikan investor, hingga pengembangan pusat pergudangan modern yang terintegrasi dengan pelabuhan.

Baca Juga  Umumkan Stock Split 1:4, Indosat Ooredoo Hutchison Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Tak hanya itu, konsep green and smart industrial estate juga menjadi fokus pembahasan. Pemkot Kendari ingin kawasan industri Abeli dibangun dengan prinsip ramah lingkungan dan efisiensi energi untuk meningkatkan daya tarik investor global.

Selain kerja sama business to business (B2B), pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama antarpemerintah atau government to government (G2G). Beberapa sektor yang dijajaki meliputi digitalisasi pelayanan publik melalui adopsi superapp SIJAKI, pengembangan kapasitas SDM aparatur sipil negara melalui Jakarta Public Policy Center (JPPC), hingga peningkatan kompetensi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan melalui Pusdiklatkar Ciracas milik Pemprov DKI Jakarta.

Forum bilateral ini menjadi sinyal kuat bahwa Kendari mulai dilirik sebagai kawasan strategis baru di Indonesia Timur, terutama dalam pengembangan industri, logistik, dan investasi berkelanjutan berbasis kolaborasi antardaerah.

Penulis: Sumarlin

Visited 94 times, 94 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow