Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Kesempatan memiliki rumah sendiri terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kendari. Melalui program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), Bank Sultra menyiapkan kuota awal 100 unit rumah subsidi yang ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian layak dan terjangkau.

Program tersebut disosialisasikan kepada sekitar 200 ASN Pemkot Kendari di Aula Teporombua, Balai Kota Kendari, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini melibatkan 12 pengembang perumahan serta Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan program KPR FLPP menjadi salah satu upaya bank daerah memperluas layanan pembiayaan, tidak hanya berfokus pada kredit pegawai, tetapi juga membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Andri, Bank Sultra telah memperoleh kuota 100 unit dari BP Tapera. Pihaknya menargetkan kuota tersebut dapat terserap dalam waktu dekat, mengingat peserta sosialisasi merupakan calon penerima yang potensial.

Baca Juga  Forum Eksekutif Bank Sultra Bahas Penguatan Modal dan Transformasi Bisnis

“Menarik, bunganya 5%, jangka waktu sampai 20 tahun,” ujarnya.

Dalam skema yang dipaparkan pada kegiatan itu, uang muka rumah disebut mulai 1 persen. Sementara itu, estimasi cicilan yang disampaikan berkisar Rp750 ribu per bulan, bergantung pada ketentuan dan skema pembiayaan yang berlaku.

Kepala Divisi Mitra Strategis BP Tapera, Wahyudi Priyo Nugroho, mengajak ASN Kendari memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mencari informasi secara menyeluruh sebelum mengajukan pembiayaan. Ia menyebut cicilan rumah subsidi dapat menjadi alternatif bagi pegawai yang selama ini masih menyewa rumah atau tinggal di kos.

“Calon pembeli dapat memanfaatkan laman SiKumbang untuk melihat informasi perumahan, mulai dari lokasi, bentuk bangunan hingga kontak pengembang. Dengan begitu, peserta bisa membandingkan pilihan rumah terlebih dahulu sebelum mendatangi lokasi dan memutuskan pengajuan,” jelasnya.

Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran,  menyambut baik program tersebut. Ia menilai akses pembiayaan perumahan dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung terwujudnya visi Kendari sebagai kota layak huni.

Siska menyebut  program ini dinilai membuka peluang untuk memperluas akses kepemilikan hunian bagi aparatur yang memenuhi persyaratan.

Baca Juga  Bank Sultra Raih KEJAR Award 2026, Terbaik di Wilayah Sulawesi

“Kita semua memahami bahwa rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar kita. Rumah bukan sekadar tempat untuk berteduh, tetapi juga tempat membangun kehidupan, membesarkan anak, dan mempersiapkan masa depan kita yang lebih baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Siska mengingatkan 12 pengembang yang terlibat agar menjalankan seluruh proses perizinan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pemenuhan kebutuhan rumah, menurutnya, harus berjalan seiring dengan kepatuhan administrasi dan aturan pembangunan.

Ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi berlanjut menjadi akses pembiayaan yang benar-benar dimanfaatkan masyarakat yang memenuhi syarat. Penjelasan mengenai persyaratan, mekanisme pengajuan, hak dan kewajiban calon debitur juga perlu disampaikan secara terbuka dan mudah dipahami.

Selain KPR FLPP bagi pembeli rumah, Bank Sultra turut memperkenalkan peluang pembiayaan KUR untuk ekosistem perumahan, termasuk pengembang dan pelaku usaha pendukung. Skema ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi yang tumbuh bersama pembangunan perumahan.

Penulis: Sumarlin

Visited 44 times, 44 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow