Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran,  menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari di Kantor Balai Kota Kendari, Jumat (13/3/2026). Penyerahan zakat tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini turut diikuti Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Kendari.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari mengimbau seluruh ASN untuk menunaikan zakat, infak maupun fidyah melalui lembaga amil zakat resmi, termasuk Baznas Kota Kendari maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di masjid-masjid di wilayah Kota Kendari.

Menurut Siska, zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Mari kita jadikan zakat dan infak sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus sarana memperkuat kepedulian sosial kepada sesama,” ujar Siska.

Baca Juga  RSUD Kota Kendari Luncurkan Unit Dialisis, Pasien Kini Tak Perlu Lagi Bepergian Jauh untuk Cuci Darah

Sementara itu, Bidang Pengumpulan Zakat Baznas Kota Kendari, Mursid, menyampaikan bahwa kegiatan penyerahan zakat tersebut telah dijadwalkan sebelumnya melalui koordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkot Kendari.

Ia menjelaskan bahwa zakat yang disalurkan oleh Wali Kota bersama jajaran pemerintah daerah mencakup zakat fitrah, zakat mal, serta infak keluarga yang diserahkan langsung kepada Baznas Kota Kendari.

“Alhamdulillah hari ini Ibu Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota, Pak Sekda dan beberapa kepala OPD menyerahkan zakatnya ke Baznas Kota Kendari, baik zakat fitrah, zakat mal maupun infak keluarga,” kata Mursid.

Menurutnya, dana zakat yang terkumpul nantinya akan didistribusikan kepada para penerima manfaat sesuai ketentuan syariat Islam, khususnya kepada delapan golongan penerima zakat atau asnaf, dengan prioritas utama kepada fakir dan miskin.

Selain itu, Baznas Kota Kendari juga menyalurkan zakat melalui lima program utama, yakni bantuan kemanusiaan, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan usaha ekonomi produktif, serta kegiatan dakwah dan advokasi.

Mursid juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sekitar 300 masjid di Kota Kendari telah memiliki izin sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari total lebih dari 400 masjid yang ada. Sementara partisipasi ASN dalam menunaikan zakat melalui Baznas diperkirakan telah mencapai sekitar 50 persen.

Baca Juga  Bawaslu Sultra Raih Dua Penghargaan Nasional, Partisipasi Publik dan Pencegahan

Pada tahun 2025 lalu, Baznas Kota Kendari berhasil menghimpun dana zakat sekitar Rp1,2 miliar yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pemberdayaan.

Ia berharap momentum penyerahan zakat oleh pimpinan daerah tersebut dapat mendorong seluruh OPD serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kendari untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas maupun UPZ masjid yang ada di lingkungan masing-masing.

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow