Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA. ID – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Kendari saat membuka kegiatan temu bisnis lingkup Kota Kendari tahun 2025, yang dihadiri lebih dari 300 pelaku usaha lokal, Senin (27/10/2025).

Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran menekankan bahwa, IKM memiliki peran vital dalam perekonomian nasional, dengan kontribusi lebih dari 3,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 65 persen tenaga kerja. Di Kendari, sektor ini menjadi penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjadikan Kota Kendari sebagai daerah dengan PAD terbesar di Sulawesi Tenggara.

Ia juga menyinggung tantangan ke depan, termasuk pengurangan dana transfer pusat ke daerah. Namun, menurutnya, hal itu tidak boleh menjadi penghalang semangat produktif masyarakat.

“Kita harus sabar, kuat, dan tetap semangat. Kota ini akan maju bila perekonomiannya tumbuh dari bawah,” ujarnya.

Baca Juga  PDAM Siap Layani Air Bersih Korban Banjir 24 Jam

Wali Kota menjelaskan, kunjungannya ke Bali beberapa waktu lalu bertujuan untuk mempelajari sistem ekonomi kreatif dan pengelolaan pusat oleh-oleh Krisna yang sukses memberdayakan lebih dari 250 UMKM lokal. Model tersebut rencananya akan direplikasi di Kendari agar produk lokal memiliki tempat promosi dan penjualan yang lebih terpusat.

“InsyaAllah, tahun depan kita akan bangun pusat produk lokal seperti Krisna Kendari. Semua OPD terkait—Disnaker, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dekranasda—akan bersinergi bersama KADIN dan HIPMI untuk mewujudkannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan fasilitas pembiayaan tanpa bunga dan tanpa agunan bagi pelaku usaha, sekaligus merancang pusat pelatihan keterampilan dan inovasi bagi masyarakat di setiap kelurahan.

“Kami ingin masyarakat benar-benar mandiri. Bantuan modal tetap harus dikembalikan agar bisa bergulir bagi yang lain. Pemerintah hanya memfasilitasi, sisanya kemauan dan semangat dari pelaku usaha,” tegasnya.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan daya saing produk lokal, terutama sektor olahan pangan, mebel, tenun, dan kerajinan khas daerah yang memiliki potensi menembus pasar nasional maupun internasional.

Baca Juga  Tim Hukum Yudhi-Nirna Terbentuk, Fatahillah: Bantuan Hukum Gratis Untuk Masyarakat

“Kita harus percaya diri. Produk Kendari tidak kalah dari daerah lain, hanya butuh promosi yang lebih kuat dan kerja sama yang solid,” katanya.

Wali kota mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus berinovasi dan berkolaborasi membangun ekonomi yang inklusif dan mandiri.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap lahir semangat baru bagi seluruh IKM Kendari untuk naik kelas dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Penulis: Sumarlin

Visited 202 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow