KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Peringatan satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Sudirman, digelar di lapangan upacara Balai Kota Kendari, Selasa (3/3/2026). Momentum ini menjadi refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan Kota Kendari menuju 2029.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menegaskan bahwa periode hingga 20 Februari 2026 merupakan fase penting peletakan pondasi, peneguhan arah kebijakan, serta akselerasi pembangunan pada sektor-sektor paling krusial bagi kehidupan masyarakat.
“Visi kami jelas, menjadikan Kota Kendari insyaallah di tahun 2029 sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan. Visi ini bukan sekadar barisan kata, melainkan komitmen yang kami turunkan ke dalam lima misi strategis,” ujarnya.
Lima misi tersebut meliputi pembangunan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, peningkatan perlindungan dan transformasi sosial, pembangunan infrastruktur tanggap bencana dan ramah lingkungan, serta penguatan ekonomi berbasis komoditas unggulan.
Secara makro, sejumlah indikator menunjukkan capaian positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari meningkat dari 85,97 pada 2024 menjadi 86,36 di 2025, dengan tren positif tertinggi ke-6 secara nasional. Pertumbuhan ekonomi juga naik dari 4,81 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen di 2025, sekaligus menjadi tren tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,23 persen menjadi 4,18 persen dan tercatat sebagai yang terendah se-Sulawesi. Namun, tingkat pengangguran terbuka mengalami kenaikan dari 5,67 persen menjadi 5,94 persen, yang diakui pemerintah sebagai tantangan serius yang perlu direspons dengan kebijakan lebih agresif.
“Capaian ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi harmonis antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat Kota Kendari,” kata Siska.
Selama satu tahun, Pemkot Kendari fokus memastikan kehadiran pemerintah di setiap sendi kehidupan warga melalui kolaborasi lintas sektor dan sinergi program nasional. Program makan gizi gratis, penguatan koperasi kelurahan, peningkatan akses layanan kesehatan, hingga perbaikan infrastruktur jalan dan normalisasi drainase terus digenjot.
Pelayanan publik juga diperkuat melalui Mal Pelayanan Publik dan Call Center 112. Ribuan laporan warga yang tertangani cepat menjadi indikator bahwa pemerintah berupaya responsif dan terbuka terhadap kebutuhan masyarakat.
Di tingkat internasional, Kendari dipercaya menjadi tuan rumah agenda UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia Pacific) pada 7–9 Mei mendatang, yang dirangkaikan dengan HUT Kota Kendari. Agenda ini dinilai sebagai peluang strategis untuk mempromosikan potensi investasi dan pariwisata daerah ke tingkat global.
Meski demikian, Siska mengakui masih terdapat pekerjaan rumah, mulai dari pengendalian inflasi, penanganan pengangguran, hingga persoalan banjir. Ia memastikan seluruh program prioritas akan terus dipercepat.
Peringatan satu tahun kepemimpinan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan komitmen, bahwa fondasi pembangunan telah diletakkan dan arah menuju Kendari 2029 semakin ditegaskan.
Penulis: Sumarlin


