KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Ribuan umat muslim memadati Masjid Ummushabri Kendari untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026). Sejak pukul 06.00 WITA, jamaah dari berbagai wilayah di Kota Kendari mulai berdatangan, memenuhi halaman hingga area dalam masjid.
Pelaksanaan salat Id dimulai pukul 07.12 WITA dengan suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan. Sebelum salat dimulai, panitia menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah yang dihimpun oleh Baitul Maal Ummushabri selama Ramadan tahun ini.
Dalam laporan tersebut tercatat sebanyak 319 kepala keluarga atau 1.337 jiwa berpartisipasi sebagai muzakki. Total penerimaan zakat fitrah dalam bentuk uang mencapai Rp52.167.000, sementara zakat fitrah dalam bentuk beras sebanyak 919,8 kilogram. Selain itu, zakat mal tercatat sebesar Rp23.900.000, infaq Rp8.025.000, serta fidyah Rp4.025.000, dengan total keseluruhan dana mencapai Rp88.117.000.
Panitia juga menyampaikan bahwa penyaluran zakat telah diberikan kepada sekitar 350 penerima di luar lingkungan yayasan, sementara sebagian lainnya diperuntukkan bagi para santri di lingkungan Yayasan Ummushabri Kendari.
Salat Idulfitri dipimpin oleh imam Muh. Qodam, sementara khutbah disampaikan oleh Suprianto. Dalam khutbahnya, khatib mengajak jamaah untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum kembali ke fitrah serta menjaga nilai-nilai ketakwaan yang telah dibangun selama Ramadan.
Ia mengingatkan bahwa Ramadan merupakan madrasah rohani yang melatih umat Islam untuk mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kepatuhan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, semangat ibadah tidak boleh berhenti setelah bulan suci berakhir.
“Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali suci, membersihkan diri dari penyakit hati seperti sombong, dengki, riya, dan kikir,” ungkapnya dalam khutbah.
Khatib juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama, terutama kepada orang tua. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan Idulfitri sebagai waktu mempererat silaturahmi serta memohon maaf atas kesalahan yang pernah terjadi.
Suasana haru terlihat saat jamaah saling bersalaman usai pelaksanaan salat. Momentum Idulfitri dimanfaatkan sebagai ajang mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.
Pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Ummushabri tahun ini berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat kebersamaan umat dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Penulis: Sumarlin


