KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Perhelatan Ramadan Sultra Festival 2026 tidak hanya menjadi ruang kegiatan religi dan hiburan masyarakat, tetapi juga memberi dampak nyata bagi perputaran ekonomi pelaku UMKM. Selama kegiatan berlangsung, penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS Bank Sultra tercatat cukup signifikan.
Berdasarkan data konsolidasi penggunaan QRIS Bank Sultra periode 15 Februari hingga 13 Maret 2026, tercatat sebanyak 3.633 transaksi dilakukan melalui kanal pembayaran tersebut.
Pihak Bank Sultra menegaskan bahwa angka tersebut hanya mencerminkan transaksi yang terekam melalui QRIS Bank Sultra. Nilai perputaran uang sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar karena masih banyak transaksi tunai maupun penggunaan QRIS dari penyedia lain.
Direktur Utama Andri Permana Diputra Abubakar menyebut capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa masyarakat mulai terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari, termasuk saat berbelanja di kegiatan festival Ramadan.
Menurutnya, kegiatan Ramadan Sultra Festival telah berlangsung sejak 21 Februari dan berakhir pada 15 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 40 tenant UMKM dilibatkan untuk menyediakan berbagai menu berbuka puasa bagi masyarakat.
“Tenant yang hadir sekitar 40 UMKM. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Bank Indonesia, Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (Apkulindo) Sulawesi Tenggara” ujarnya.

Kehadiran puluhan pelaku usaha kuliner tersebut terbukti mampu mendorong peningkatan omzet UMKM selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan informasi dari Ketua Apkulindo Sulawesi Tenggara, rata-rata omzet pelaku UMKM selama festival berada di kisaran Rp700 ribu hingga Rp1 juta per hari.
Selain menjadi ruang promosi kuliner lokal, Ramadan Sultra Fest juga diramaikan dengan berbagai perlombaan yang diikuti peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang berkunjung setiap sore hingga malam hari.
Dalam lomba adzan, juara pertama diraih oleh Muh. Bintang Ramadhan, disusul Muh. Nirza Alfariza di posisi kedua dan Muh. Azzam Khalil sebagai juara ketiga.
Sementara pada lomba fashion show muslimah, Benicia Askanah berhasil meraih juara pertama, diikuti Gwen Ratu Syareefa Anwar sebagai juara kedua dan Yaya Fahira di posisi ketiga.
Pada lomba menyanyi lagu religi, juara pertama diraih Muh. Al Ghazali, posisi kedua Yuannisah Fathin, dan juara ketiga Ashil Dzakwan.
Untuk kategori dai cilik, Shadiqah Mawaddah berhasil meraih juara pertama, disusul Syarifah Almahira Ramadhani di posisi kedua dan Ishlah Adiba sebagai juara ketiga.
Festival ini juga menggelar lomba fotografi Ramadan serta lomba konten digital yang diikuti para kreator muda. Sementara untuk kategori transaksi QRIS terbanyak di kalangan UMKM, juara pertama diraih Kedai Dapur Tantri, disusul Burger Jumbo 10K di posisi kedua dan Monster Manggo di posisi ketiga.
Ramadan Sultra Fest 2026 menjadi bukti bahwa kegiatan berbasis komunitas mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi di kalangan pelaku usaha kecil dan masyarakat.
Penulis: Sumarlin


