Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari mulai menggerakkan proses pengisian jabatan strategis dengan membuka seleksi untuk empat posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebanyak 11 pejabat tercatat ikut bersaing dalam tahapan seleksi yang kini memasuki fase wawancara.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menjelaskan, empat OPD yang diseleksi meliputi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

Untuk posisi BKAD, tiga nama yang ikut seleksi yakni La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara di Dinas PUPR, peserta terdiri dari Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin.

Pada Badan Riset dan Inovasi Daerah, tiga kandidat yang ikut seleksi adalah Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Adapun untuk jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati.

Baca Juga  Pemkot Kendari Matangkan Persiapan Expose 1 Tahun Kepemimpinan Siska–Sudirman

Seleksi ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari mengisi kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama melalui pendekatan manajemen talenta. Salah satu tahapan penting yang telah dilaksanakan adalah tes wawancara yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda, Kamis (9/4/2026).

Para peserta yang mengikuti wawancara sebelumnya telah melalui seleksi administrasi dan uji kompetensi. Dalam sesi ini, masing-masing kandidat diuji secara langsung untuk menggali kapasitas kepemimpinan, pengalaman kerja, serta visi dalam mengelola perangkat daerah.

Amir Hasan menegaskan, proses wawancara bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk memastikan kualitas pejabat yang akan menduduki jabatan strategis di lingkup pemerintah kota.

“Kami ingin memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugasnya serta mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Kendari,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi strategi penting dalam memperkuat sistem merit di lingkungan birokrasi. Melalui pendekatan ini, penempatan ASN tidak lagi sekadar administratif, tetapi berbasis pada kinerja, potensi, dan rekam jejak.

Baca Juga  Pemkot Kendari Gandeng IPB Bangun Data Kelurahan Presisi

Selain itu, sistem ini diharapkan mampu menciptakan mekanisme pembinaan karier yang lebih transparan dan objektif, sehingga setiap ASN memiliki peluang yang sama untuk berkembang sesuai kapasitasnya.

Pemkot Kendari menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya aparatur melalui proses seleksi yang akuntabel dan kompetitif. Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dari proses ini, diharapkan lahir pejabat-pejabat baru yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan visi kepemimpinan dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan layanan kepada masyarakat.

Penulis: Sumarlin

Visited 61 times, 61 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow