Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.id – Di tengah semangat untuk mengembangkan potensi lokal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara menggelar Pelatihan Pengembangan Produk yang mengusung visi baru bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Salah satu fokus utama pelatihan ini adalah memperkuat kerajinan berbahan Nentu, sebuah kekayaan budaya yang khas dari Kabupaten Muna.

Setiap daerah memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan keahlian khas yang dapat dijadikan dasar untuk pengembangan produk. Pelatihan ini membantu memanfaatkan potensi lokal tersebut secara maksimal agar dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan bermutu tinggi.

Pelatihan ini tidak sekadar memberikan wawasan teoritis, namun juga menekankan pada praktik langsung. Sebanyak 30 peserta diajak untuk merasakan proses pembuatan produk secara langsung, dengan bimbingan langsung dari instruktur yang merupakan pengusaha dan praktisi berpengalaman di bidangnya.

“Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para pelaku IKM dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkannya dalam praktik sehari-hari,” ungkap Kepala Bidang Industri Kecil Menengah (IKM) Disperindag Sulawesi Tenggara Yasser Tuwu, Selasa (2/4/2024).

Baca Juga  Peluang dan Tantangan IKM di Sulawesi Tenggara: Upaya Pemerintah Melalui Disperindag

Dalam suasana yang penuh kolaborasi dan interaksi antar peserta, peserta pelatihan diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya diversifikasi produk. Konsep ini menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing produk lokal, dengan memperluas variasi produk untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Pelatihan pengembangan produk, didasarkan dari produk-produk unggulan daerah, seperti di Kabupaten Muna kami melihat sejumlah produk, salah satunya Nentu. IKM ini dilatih untuk membuat diversifikasi produk agar lebih bervariasi,” ungkap Yasser Tuwu.

Peserta juga diberikan pengetahuan tentang strategi pemasaran dan karakteristik pasar yang relevan. Dengan demikian, diharapkan para pelaku IKM dapat lebih siap menghadapi dinamika pasar dan mengoptimalkan potensi produk lokal mereka.

Melalui pelatihan ini, Disperindag Sulawesi Tenggara tidak hanya berperan sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai fasilitator pertumbuhan ekonomi lokal. Dukungan penuh dari pemerintah daerah merupakan wujud nyata komitmen dalam memajukan sektor industri kecil dan menengah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam praktik sehari-hari mereka. Langkah nyata dalam mengembangkan produk-produk baru yang inovatif dan berkualitas akan menjadi dorongan penting dalam memperkuat posisi industri kerajinan berbahan Nentu di Kabupaten Muna.

Baca Juga  Pj Wali Kota Kendari Perintahkan OPD Lelang Dini, Asmawa: Sesuai Instruksi Presiden

Mengukir inovasi dan kreativitas menjadi kunci bagi kesuksesan industri lokal. Pelatihan Pengembangan Produk ini menjadi tonggak awal dalam mewujudkan visi tersebut, di mana potensi lokal dapat berkembang dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Pengembangan produk lokal juga dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Dengan menghasilkan produk yang berkualitas dan diminati pasar, para pelaku usaha dapat meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja baru, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan (Adv)

Visited 70 times, 1 visit(s) today