Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.id – Di tengah pesatnya perkembangan industri, Disperindag Sulawesi Tenggara memandang penting untuk menggerakkan potensi wirausaha baru, khususnya dalam sektor pengolahan sagu. Kabupaten Konawe, yang dikenal sebagai salah satu sentra sagu di Sulawesi Tenggara, menjadi pusat perhatian dalam kegiatan penumbuhan wirausaha baru (WUB) melalui bimbingan teknis (bimtek) yang baru-baru ini digelar.

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa; lebih dari itu, tujuannya adalah untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan baru di kalangan masyarakat. Melalui bimtek ini, para peserta diajak untuk memahami potensi komoditi unggulan daerah mereka, dalam hal ini, sagu, dan mengubahnya menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Menumbuhkan wirausaha baru di sektor industri bukan hanya sekadar impian, tetapi sebuah keharusan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan muncul inovasi baru dan diversifikasi produk yang dapat memperkuat daya saing masyarakat lokal.

“Pelatihan ini bertujuan untuk menggerakkan semangat kewirausahaan baru di kalangan masyarakat setempat. Dengan memanfaatkan potensi sagu yang melimpah, peserta diajak untuk mempelajari cara mengolah sagu menjadi berbagai produk bernilai tambah, sehingga dapat membuka peluang usaha yang lebih luas,” kata Kepala Bidang IKM Disperindag Sulawesi Tenggara Yasser Tuwu, Selasa (30/4/2024).

Baca Juga  Pemkab Konawe Bahas Kerja Sama Bangun Pabrik Pakan Ternak dengan Kabupaten Bogor

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan utama di daerah tersebut. Dengan membuka peluang usaha baru, diharapkan akan tercipta lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Instruktur yang terlibat dalam kegiatan ini bukan sembarang orang. Mereka adalah praktisi dan pelaku usaha berkompeten serta akademisi yang memiliki pengalaman luas dalam industri sagu. Dengan demikian, para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang bisnis ini.

Tidak hanya teori, para peserta juga diajarkan praktik langsung berdasarkan ilmu dan pengalaman yang telah diberikan instruktur. Dengan demikian, mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh secara lebih efektif dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga mencakup fasilitasi pendaftaran akun SIINAS bagi para peserta. SIINAS merupakan platform digital yang memudahkan pelaku usaha untuk mendapatkan akses pasar secara luas. Dengan demikian, para peserta dapat memasarkan produk mereka secara lebih efektif.

“Dengan fasilitasi pendaftaran akun SIINAS, para peserta juga memiliki akses yang lebih luas untuk memasarkan produk-produk mereka secara online. Hal ini diharapkan dapat membantu para wirausaha untuk mengembangkan jangkauan pasar mereka dan meningkatkan penjualan produk,” tambahnya.

Baca Juga  Disperindag Sultra Gelar Pelatihan Pengembangan Produk Pisang di Bombana

Di tengah dinamika pasar global, membangun wirausaha baru dari potensi lokal seperti sagu adalah langkah strategis. Dengan memanfaatkan potensi alam secara bijaksana dan berkelanjutan, diharapkan Kabupaten Konawe dapat menjadi contoh yang menginspirasi bagi daerah-daerah lain dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya. (Adv)

Visited 68 times, 1 visit(s) today