KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari mulai menggenjot pembersihan bangkai kapal di kawasan Papalimba, Teluk Kendari, sebagai bagian dari persiapan menyambut event internasional UCLG ASPAC yang dijadwalkan berlangsung 7–9 Mei 2026.
Sebanyak 14 bangkai kapal menjadi target pembongkaran pada tahap kedua yang dimulai Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini melibatkan hampir 1.000 personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, KSOP, hingga unsur pemerintah daerah. Sebelum aksi pembersihan bangkai kapal, diawali dengan apel yang dipimpin langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan aksi bersih teluk ini bukan sekadar agenda jelang event, tetapi langkah serius menata wajah kota secara berkelanjutan.
“Kegiatan hari ini kita bersama TNI, Polri, Basarnas, dan seluruh pihak membersihkan Teluk Kendari, khususnya di kawasan Papalimba. Harapan saya, ini tidak hanya dilakukan saat menghadapi event internasional, tetapi terus berlanjut,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Menurutnya, penanganan bangkai kapal menjadi salah satu fokus utama karena dinilai mengganggu estetika kawasan pesisir yang akan menjadi titik penting kegiatan internasional.
Selain itu, keberadaan bangkai kapal juga berpotensi menghambat aktivitas masyarakat serta merusak lingkungan jika tidak segera ditangani secara serius.
Dalam apel gabungan sebelum pelaksanaan kegiatan, Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan keamanan kota.
“Kita ingin semangat kolaborasi ini tidak berhenti sampai UCLG ASPAC saja, tetapi terus berkelanjutan dalam menjaga keindahan dan kelestarian Kota Kendari,” katanya.

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan hingga instansi teknis, yang dinilai menjadi kekuatan utama dalam percepatan penanganan kawasan pesisir.
Tak hanya itu, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan Teluk Kendari yang menjadi wajah kota.
“Saya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah. Ini untuk kepentingan kita semua dan masa depan Kota Kendari,” tambahnya.
Pembersihan bangkai kapal di Papalimba menjadi bagian dari penataan besar-besaran kawasan pesisir yang akan digunakan sebagai salah satu venue kegiatan internasional.
Wali Kota Kendari juga menyempatkan diri menyapa para peserta yang membersihkan di sepanjang kawasan Papalimba, dan berterima kasih kepada semua personel yang terlibat dalam aksi pembersihan bangkai kapal kali ini.
Dengan langkah ini, Pemkot Kendari menargetkan kawasan Teluk Kendari dapat tampil lebih bersih, tertata, dan representatif sebagai tuan rumah pertemuan delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
Penulis: Sumarlin


