Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.id – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara (Kwarda Sultra) terus berinovasi dalam memperkuat peran komunikasi dan data organisasi. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Humas dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bagi seluruh Kwartir Cabang se-Sultra, Kwarda berupaya membangun ekosistem digital Pramuka yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 17-18 Oktober 2025 di Kendari, ini diikuti oleh perwakilan Humas dan Pusdatin dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Agenda ini menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kapasitas komunikasi publik serta manajemen data organisasi Gerakan Pramuka.

Kepala Pusdatin Kwarda Sultra sekaligus Ketua Panitia, Gugus Suryaman menyebut, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan pola kerja komunikasi di seluruh tingkatan kwartir.

“Melalui bimtek ini, kita ingin membangun sistem informasi yang lebih kuat dan kolaboratif. Humas dan Pusdatin di tiap kwartir cabang menjadi garda depan dalam menyebarkan informasi positif tentang Gerakan Pramuka,” ujar Gugus Suryaman. Jumat (17/10/2025).

Baca Juga  Luncurkan Sahabat-AI, Indosat Ooredoo Hutchison dan GoTo Perkuat Kedaulatan Digital

Selain itu, Gugus menyampaikan bahwa Bimtek kali ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten yang membawakan materi tentang strategi komunikasi publik, manajemen konten digital, serta pengelolaan data dan dokumentasi organisasi. Tak hanya itu, hadir pula perwakilan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang memberikan pelatihan penggunaan Aplikasi AyoPramuka dan sistem pengelolaan Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional.

“Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan jajaran Humas dan Pusdatin Kwarcab se-Sultra semakin siap membangun komunikasi publik yang efektif, memperkuat citra positif Pramuka, serta mendukung agenda besar transformasi digital Gerakan Pramuka Indonesia,” pungkas Gugus.

Kepala Pusdatin Nasional, Ria Yusnita, yang turut hadir dan memberikan materi, menegaskan bahwa Pramuka harus mampu beradaptasi dengan arus perubahan digital yang begitu cepat.

“Saat ini dunia digital dibanjiri konten yang tidak mendidik dan dapat memengaruhi karakter generasi muda. Karena itu, Humas Pramuka harus hadir dengan narasi-narasi positif yang menginspirasi dan mendidik,” ujarnya.

Ria menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari agenda besar Kwartir Nasional untuk mendorong transformasi digital Pramuka Indonesia. Melalui sistem informasi yang terintegrasi dan pendataan berbasis digital, organisasi akan lebih siap menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat citra positif di tengah masyarakat.

Baca Juga  Kwarda Sultra Siap Sukseskan Jambore Daerah X: 873 Peserta Sudah Teregistrasi

Sementara itu, Ketua Kwarda Sultra, Asrun Lio, yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, mengapresiasi langkah ini sebagai bentuk pembaruan yang dibutuhkan Pramuka masa kini.

“Publik perlu terus disuguhkan dengan konten dan aktivitas positif Pramuka, baik di media konvensional maupun media sosial. Dengan kemasan yang menarik, kita bisa menumbuhkan kebanggaan dan minat generasi muda untuk aktif di Pramuka bukan karena kewajiban sekolah, tapi karena kesadaran dan kecintaan,” tutur Asrun Lio.

Ia juga menekankan pentingnya “Pramuka Satu Data”, yaitu sistem pendataan anggota yang akurat dan berbasis digital untuk mencegah penerbitan KTA abal-abal serta memperkuat integritas organisasi.

Asrun mencontohkan, Kwarda Sultra kini semakin aktif menunjukkan kontribusinya di tengah masyarakat, salah satunya melalui keterlibatan Satgas Pramuka Peduli dalam ajang STQH Nasional yang digelar di Sulawesi Tenggara.

“Satgas Pramuka Peduli turut menjaga ketertiban dan kebersihan di area venue STQH Nasional. Ini bentuk nyata pengabdian dan citra positif Pramuka yang mendidik,” kata Asrun menutup sambutannya.

Laporan: Novrizal R Topa

Visited 33 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow