KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Kendari Extreme Adventure Challenge (KORXA) 2026 dipastikan berlangsung meriah dengan keterlibatan sekitar 100 unit mobil dan 200 offroader dari berbagai daerah di Sulawesi. Ajang petualangan otomotif ini tidak hanya menghadirkan tantangan medan ekstrem, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antarkomunitas sekaligus mempromosikan potensi wisata Kota Kendari.
Ketua Panitia KORXA 2026, Yusran Wahyudi, mengatakan peserta yang akan meramaikan kegiatan tersebut berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Palu, Takalar, Luwu Timur, Makassar, Mamasa, serta komunitas offroader dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara.
Kehadiran peserta lintas daerah ini menunjukkan tingginya antusiasme komunitas otomotif terhadap kegiatan yang mengusung tema “Track of Unity” tersebut.
“Kami memperkirakan sekitar 100 unit mobil dengan 200 offroader akan meramaikan KORXA tahun ini. Peserta datang dari sejumlah daerah, termasuk Palu, Takalar, Luwu Timur, Makassar, Mamasa, dan komunitas offroader Sulawesi Tenggara,” ujar Yusran, Jumat (16/10/2026).
KORXA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Kolimondi 4×4 Club ini direncanakan mengambil titik start di Kantor Wali Kota Kendari dan berakhir di kawasan wisata Pantai Nambo.
Panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah menarik bagi peserta, termasuk hadiah utama berupa beberapa unit sepeda motor. Hadiah tersebut diharapkan menambah semangat peserta dalam mengikuti rangkaian petualangan yang telah disiapkan.
Meski menawarkan tantangan bagi kendaraan berpenggerak empat roda, Yusran menegaskan KORXA tidak semata-mata menjadi ajang adu kemampuan menaklukkan medan. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang silaturahmi bagi para pecinta off-road dari berbagai daerah.
Ketua club Kolimondi 4×4, Ibram Agus Sakti sebagai Club Penyelenggara kegiatan KORXA menjelaskan, tema “Track of Unity” menjadi pesan utama yang ingin disampaikan yakni, menjadikan jalur petualangan sebagai sarana membangun kebersamaan, persatuan, dan solidaritas antarkomunitas.
Selain menjajal jalur menantang, peserta juga berkesempatan menikmati panorama alam Kendari sepanjang perjalanan.
“Kita ingin memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari luar Sulawesi Tenggara melalui pengalaman langsung menjelajahi kawasan yang dilalui,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga akan dipadukan dengan aksi bakti sosial bagi masyarakat. Kehadiran ratusan peserta diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi warga, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
Pantai Nambo dipilih sebagai titik akhir sekaligus lokasi perkemahan peserta. Kawasan pesisir ini diharapkan menjadi salah satu daya tarik yang meninggalkan kesan bagi peserta setelah mengikuti rangkaian adventure.
Ibram berharap KORXA 2026 dapat menjadi momentum memperkuat hubungan antarkomunitas otomotif sekaligus memperluas promosi pariwisata Kendari.
Melalui semangat “Satu Jalur, Satu Tujuan, Satu Indonesia”, KORXA diharapkan tidak hanya menghadirkan pengalaman petualangan, tetapi juga membawa manfaat sosial, ekonomi, dan promosi wisata bagi Kota Kendari.
Penulis: Sumarlin










