Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari kembali mencatat capaian penting di sektor pelayanan publik. Kota Lulo dinobatkan sebagai salah satu daerah penerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, setelah dinilai berhasil memperluas dan menjaga kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hampir menyentuh cakupan penuh.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang UHC Awards 2026 yang digelar BPJS Kesehatan di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Dari ratusan daerah di Indonesia, hanya 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota yang dinilai memenuhi indikator komitmen kuat terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.

Untuk Kota Kendari, penghargaan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, yang mewakili Wali Kota Kendari. Capaian ini menjadi penanda bahwa kebijakan jaminan kesehatan daerah berjalan konsisten dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan. Dengan UHC, warga bisa mengakses layanan kesehatan tanpa rasa khawatir terhadap biaya,” ujar Amir Hasan.

Data per 1 Januari 2026 mencatat, cakupan kepesertaan JKN di Kota Kendari telah mencapai 99,41 persen atau sebanyak 369.199 jiwa. Sementara tingkat keaktifan peserta berada pada angka 80,13 persen, menunjukkan mayoritas warga aktif memanfaatkan sistem jaminan kesehatan nasional.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Tinjau Pengaspalan Jalan Kedondong di Tengah Hujan

Tingginya cakupan ini menempatkan Kendari sebagai salah satu daerah dengan performa kepesertaan JKN terbaik, sekaligus memperkuat posisi pemerintah kota dalam mendorong pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Penghargaan UHC Award sendiri diberikan kepada daerah yang dinilai konsisten memperluas kepesertaan JKN, menjaga keberlanjutan program, serta memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan secara merata.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menegaskan bahwa Program JKN merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya.

“Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit. Ini adalah ikhtiar negara agar seluruh rakyat dapat mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.

Menurut Cak Imin, kesehatan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan bangsa. Masyarakat yang sehat dinilai menjadi prasyarat penting untuk mewujudkan kesejahteraan dan daya saing daerah, termasuk di Kota Kendari.

Pemerintah pusat menargetkan cakupan kepesertaan JKN nasional mencapai 99 persen pada tahun 2029. Untuk itu, peran pemerintah daerah menjadi kunci agar tidak terjadi penurunan jumlah peserta dan kualitas layanan tetap terjaga.

Baca Juga  Kampanye di Kendari Barat, Yudhi-Nirna Paparkan 7 Program Menyala

Melalui capaian UHC Award 2026 ini, Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah, memastikan akses layanan kesehatan tetap terbuka, serta mendorong pelayanan publik yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Penulis: Sumarlin

Visited 19 times, 19 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow