Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan arah pembangunan sektor olahraga melalui penyusunan Desain Olahraga Daerah (DOD). Dokumen ini disiapkan sebagai peta jalan pengembangan olahraga yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Pembahasan DOD Kota Kendari dipimpin Asisten II Sekretariat Daerah Kota Kendari, Nismawati, dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Sekda, Kantor Wali Kota Kendari, Senin (19/1/2026). Rapat tersebut menjadi langkah awal menyatukan konsep, data, dan strategi agar kebijakan olahraga daerah tidak lagi berjalan parsial.

Nismawati menegaskan, DOD memiliki peran strategis sebagai dokumen induk yang akan menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan program olahraga di daerah. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara sistematis dan selaras dengan kebijakan nasional.

Menurutnya, pembangunan olahraga tidak semata-mata diarahkan pada pencapaian prestasi, tetapi juga mencakup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, serta penguatan olahraga masyarakat. Seluruh aspek tersebut perlu dirancang dalam satu kesatuan kebijakan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“DOD harus mampu memetakan potensi olahraga Kota Kendari secara menyeluruh, mulai dari cabang olahraga unggulan, ketersediaan sarana dan prasarana, hingga kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Baca Juga  2.023 Kasus HIV di Kota Kendari, Dinas  Kesehatan Gencarkan Kampanye PrEP untuk Masyarakat Berisiko

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi DOD dengan peraturan wali kota dan dokumen perencanaan daerah lainnya. Dengan demikian, DOD tidak hanya menjadi konsep, tetapi memiliki kekuatan hukum sebagai acuan resmi dalam penganggaran dan pelaksanaan program lintas perangkat daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari, Ridha Wahyuni Nappu, menjelaskan bahwa penyusunan DOD merupakan bagian dari tahapan menuju Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Setiap daerah didorong memiliki arah kebijakan olahraga yang jelas dan berkelanjutan.

“DOD bukan sekadar syarat administratif untuk mendapatkan dana. Ini adalah peta jalan pengembangan olahraga Kendari, mulai dari pembinaan usia dini hingga peningkatan prestasi,” jelasnya.

Ridha mengungkapkan, Kota Kendari berpotensi memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang olahraga sebesar Rp 23 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan dan pemeliharaan sarana olahraga, pembinaan atlet muda berbakat, serta peningkatan kapasitas pelatih dan pengurus cabang olahraga.

Dalam rapat tersebut, turut dibahas mekanisme penyusunan dokumen, tahapan kerja, serta pentingnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari perangkat daerah, KONI, akademisi, hingga praktisi olahraga dinilai perlu dilibatkan agar DOD disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga  Meneladani Rasulullah Melalui Peringatan Maulid di Masjid Jannatul Baqi

Selain itu, penyusunan basis data atlet, cabang olahraga, fasilitas, dan capaian prestasi menjadi perhatian utama. Data yang valid dianggap krusial dalam menentukan prioritas pembangunan olahraga jangka pendek, menengah, dan panjang.

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk segera menyusun draf awal DOD Kota Kendari. Pemerintah daerah menargetkan dokumen ini dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan olahraga yang berprestasi, inklusif, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Kendari.

Penulis: Sumarlin

Visited 30 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow