RAHA, MITRANUSANTARA.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Muna melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran Kantor Camat Katobu dan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna, Eddy Uga, Kamis (12/03/2026).
Program ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Dalam kegiatan itu, pemerintah menyediakan sejumlah bahan pangan penting, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram sebanyak 6 ton, minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 600 liter, gula pasir kemasan 1 kilogram sebanyak 300 kilogram, bawang merah kemasan 0,5 kilogram sebanyak 300 bungkus, bawang putih kemasan 0,5 kilogram sebanyak 300 bungkus, serta telur ayam sebanyak 300 rak.
Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga yang lebih murah dari harga pasar. Beras SPHP 5 kilogram dijual seharga Rp58.000 per karung, telur ayam Rp65.000 per rak, minyak goreng Panah Mas 1 liter Rp16.000, gula pasir 1 kilogram Rp16.000, bawang merah 0,5 kilogram Rp19.000, dan bawang putih 0,5 kilogram Rp19.000.
Sekda Kabupaten Muna, Eddy Uga, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan lonjakan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang Idul Fitri.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya yang membutuhkan, agar tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muna, Mowik, menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, program tersebut berlangsung selama tiga hari dengan sasaran penerima manfaat sekitar 300 orang yang berasal dari Kecamatan Katobu dan Kecamatan Batalaiworu.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Fitri,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Muna berharap program Gerakan Pangan Murah ini dapat menjaga kestabilan harga pangan serta mempertahankan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Penulis : Baharuddin
Editor : Sumarlin


