Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Partai Golkar Sulawesi Tenggara mulai mengubah strategi politik jelang Pemilu 2029. Tidak lagi mengandalkan pola rekrutmen dadakan, partai berlambang beringin itu menegaskan perekrutan calon legislatif harus dilakukan jauh hari, lengkap dengan pemetaan basis massa dan kesiapan logistik.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara La Ode Darwin dalam arahannya kepada jajaran pengurus kabupaten dan kota, pada musda Kota Kendari dan Konawe Kepulauan, Sabtu (17/1/2026). Ia menekankan bahwa proses penyusunan caleg tidak boleh lagi dilakukan secara terburu-buru.

“Tidak boleh lagi tiba masa tiba akal. Mulai akhir 2026, caleg sudah harus disusun 200 persen. Bukan nanti 2028 baru panik mencari,” tegasnya.

Menurutnya, proses seleksi akan disupervisi langsung oleh DPD I dengan dua indikator utama. Pertama, kekuatan basis massa yang nyata di lapangan. Kedua, kesiapan pendanaan agar tidak ada caleg yang “lari kosong” saat memasuki tahapan politik.

Seluruh data tersebut, kata dia, akan melalui proses survei dan evaluasi. Pada akhir 2027, Golkar menargetkan komposisi caleg sudah diputuskan secara final, lengkap dengan peta kekuatan masing-masing.

Baca Juga  Kampung Moderasi Kemenag di Muna Memasuki Tahap Pelaksanaan

“Kalau dia punya basis tapi tidak punya biaya, itu masih bisa kita carikan solusi. Tapi kalau tidak punya keduanya, itu yang jadi masalah,” ujarnya.

Selain penataan caleg, konsolidasi struktur partai juga menjadi perhatian serius. Ia meminta seluruh kepengurusan kecamatan, desa, dan kelurahan di kabupaten/kota sudah terbentuk paling lambat Juli 2026.

Struktur tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi akan diverifikasi langsung hingga ke bawah untuk memastikan pengurus benar-benar memiliki akar dukungan masyarakat.

“Jangan cuma ada di kertas, tapi tidak jelas asal-usul dan basisnya,” katanya.

Dalam penguatan kerja politik, Golkar Sultra juga menyiapkan tiga program utama yang akan diseragamkan hingga tingkat daerah. Program pertama adalah Golkar Sehat, berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan olahraga rutin sebagai sarana pendekatan langsung dengan masyarakat.

Program kedua, Golkar Keren, menyasar pemilih pemula dan generasi Z yang diproyeksikan menjadi pemilih dominan pada Pemilu 2029. Program ini dirancang untuk membangun kedekatan politik dengan anak muda sejak dini.

Sementara program ketiga adalah Golkar Berdoa, yang mendorong kegiatan doa bersama secara rutin sebagai ikhtiar spiritual partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Baca Juga  ASR-Hugua Gelar Dialog Santai Bareng Milenial dan Gen Z di Kolut

Fokus besar Golkar Sultra ke depan adalah pertarungan pada pemilihan legislatif. Ketua DPD I menegaskan, jika mekanisme pilkada tidak lagi langsung, maka kunci kekuasaan politik berada pada kekuatan DPRD.

Karena itu, DPD I akan membentuk satuan tugas di setiap daerah pemilihan. Satgas ini bertugas menggalang suara untuk partai, bukan untuk caleg tertentu, guna menghindari kecemburuan internal.

“Satgas tidak memilih caleg, tapi memilih partai. Kalau ketua menyebut satu nama, yang lain bisa berhenti bekerja,” ujarnya.

Seluruh pembiayaan satgas akan ditanggung DPD I, sementara caleg diminta fokus mengumpulkan suara pribadi untuk mendongkrak akumulasi suara partai.

Golkar Sultra juga memasang target peningkatan kursi secara terbuka. Untuk DPRD Provinsi, target dinaikkan dari enam menjadi sembilan kursi. Di Kota Kendari ditargetkan minimal tujuh kursi, sementara Konawe Kepulauan dipatok empat kursi dari sebelumnya dua.

Target tersebut disebut sebagai bagian dari instruksi langsung pimpinan pusat agar Golkar Sulawesi Tenggara tampil sebagai pemenang, bukan sekadar peserta pemilu.

Dengan strategi rekrutmen lebih dini, konsolidasi struktur hingga akar rumput, serta pendekatan berbasis masyarakat dan pemilih muda, Golkar Sultra mulai memanaskan mesin politik lebih cepat. Arah pesan yang disampaikan jelas: pertarungan 2029 tidak boleh disiapkan di menit akhir, tetapi dimulai sejak sekarang.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Lantik 61 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Profesionalisme ASN

Penulis: Sumarlin

Visited 116 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow