Penulis : Redaksi

RAHA, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah pusat melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 126 Tahun 2026 merilis hasil Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten/Kota Tahun 2025.

Dalam evaluasi nasional tersebut, tidak ada satu pun daerah di Sulawesi Tenggara yang berhasil meraih penghargaan Adipura. Bahkan, pada Kategori Adipura Kencana dan Kategori Adipura, secara nasional tidak ada kabupaten/kota yang memenuhi kriteria penilaian tahun ini.

Pada Kategori Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih, tercatat 35 daerah di Indonesia yang menerima sertifikat. Namun, tidak satu pun berasal dari Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, dalam Kategori Kabupaten/Kota Dalam Pembinaan, terdapat 253 daerah secara nasional yang masuk kelompok ini. Enam di antaranya berasal dari Sultra, yakni :

01. Kota Kendari (peringkat 47 nasional) dengan nilai 59,0
02. Kota Bau Bau (peringkat 52) dengan nilai 57,93
03. Kabupaten Wakatobi (peringkat 130) dengan nilai 45,54
04. Kabupaten Kolaka (peringkat 181) dengan nilai 40,51
05. Kabupaten Konawe (peringkat 269) dengan nilai 32,11
06. Kabupaten Muna (peringkat 275) dengan nilai 31,61.

Baca Juga  Kebijakan Pemda Dinilai Keliru, Kamal Rahmat: Insentif Dokter Tak Boleh Dipangkas Sepihak!

Adapun pada Kategori Kabupaten/Kota Dalam Pengawasan, terdapat 52 daerah secara nasional. Sebanyak 11 daerah berasal dari Sultra, yaitu :

01. Kabupaten Kolaka Utara (peringkat 306) nilai 28,21
02. Kabupaten Bombana (peringkat 322) nilai 27,23
03. Kabupaten Buton Tengah (peringkat 349) nilai 24,27
04. Kabupaten Buton Utara (peringkat 356) nilai 23,47
05. Kabupaten Konawe Selatan (peringkat 372) nilai 22,25
06. Kabupaten Buton (peringkat 398) nilai 19,03
07. Kabupaten Kolaka Timur (peringkat 409) nilai 17,30
08. Kabupaten Konawe Kepulauan (peringkat 415) nilai 16,08
09. Kabupaten Buton Selatan (peringkat 416) nilai 15,97
10. Kabupaten Konawe Utara (peringkat 419) nilai 14,11
11. Kabupaten Muna Barat (peringkat 420) nilai 12,71.

Kabupaten Muna Barat tercatat sebagai peringkat terakhir secara nasional di luar daerah yang terdampak bencana. Adapun kabupaten/kota yang mengalami bencana tidak dilakukan penilaian dalam evaluasi tahun ini.

Menanggapi hasil tersebut, Bupati Muna, Bachrun Labuta, menyatakan bahwa capaian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Muna agar dapat meningkatkan peringkat pada tahun mendatang.

Baca Juga  Kreativitas Persit Kodam XIV/Hasanuddin Bersinar di Peluncuran #PersitBisa

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Pemerintah daerah akan memperkuat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya. Sabtu, (28/02/2026).

Bachrun berharap dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, pelaku usaha, hingga komunitas lingkungan, agar pengelolaan sampah di Muna dapat lebih optimal dan ke depan mampu bersaing dalam ajang Adipura.

Laporan : Baharuddin.

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow