KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Layanan Call Center 112 milik Pemerintah Kota Kendari kembali menjadi rujukan daerah lain dalam pengembangan pelayanan publik berbasis teknologi. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe Selatan melakukan kunjungan kerja ke Diskominfo Kota Kendari untuk mempelajari sistem pengelolaan layanan kedaruratan tersebut, Senin (9/3/2026).
Rombongan yang dipimpin Kepala Diskominfo Konawe Selatan, Anas Mas’ud, disambut langsung Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, bersama jajaran pejabat serta tim pengelola Call Center 112 di Kantor Diskominfo Kota Kendari.
Kunjungan tersebut difokuskan pada pembelajaran mengenai mekanisme operasional Call Center 112 yang selama ini menjadi salah satu layanan respons cepat bagi masyarakat Kota Kendari. Sistem ini memungkinkan warga melaporkan berbagai kondisi darurat yang kemudian diteruskan kepada instansi terkait untuk segera ditangani.
Dalam sesi diskusi, tim Diskominfo Kota Kendari memaparkan sejumlah tahapan pengelolaan layanan tersebut. Mulai dari proses penerimaan laporan masyarakat oleh petugas call taker, prosedur verifikasi informasi, hingga mekanisme koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi lain seperti pemadam kebakaran, kepolisian, dan layanan kesehatan.
Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menjelaskan bahwa layanan Call Center 112 dirancang untuk memberikan respon cepat terhadap berbagai laporan kedaruratan masyarakat. Sistem ini beroperasi selama 24 jam dan terintegrasi dengan sejumlah instansi yang memiliki kewenangan penanganan di lapangan.
“Layanan Call Center 112 ini kami rancang sebagai sistem respon cepat yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Kami senang jika pengalaman yang kami miliki bisa menjadi referensi bagi daerah lain dalam meningkatkan pelayanan publik,” ujar Sahuriyanto.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan layanan tersebut tidak hanya bergantung pada dukungan teknologi, tetapi juga pada koordinasi yang solid antara berbagai instansi yang terlibat dalam penanganan laporan.
“Yang paling penting adalah kolaborasi antar OPD dan instansi terkait seperti pemadam kebakaran, kepolisian, dan layanan kesehatan sehingga setiap laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Selain mengikuti pemaparan teknis, rombongan Diskominfo Konawe Selatan juga berkesempatan melihat langsung ruang operasional Call Center 112. Di ruangan tersebut, mereka menyaksikan aktivitas petugas yang menerima laporan masyarakat serta proses dispatch atau penerusan laporan kepada instansi terkait.
Kepala Diskominfo Konawe Selatan, Anas Mas’ud, menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan layanan Call Center 112 di Kota Kendari yang dinilai sudah berjalan baik dan responsif.
“Kami melihat pengelolaan layanan Call Center 112 di Kota Kendari sudah cukup baik, baik dari sisi sistem, operasional, maupun koordinasi dengan instansi terkait. Ini menjadi referensi penting bagi kami untuk mengembangkan layanan serupa di Konawe Selatan,” kata Anas.
Menurutnya, sistem layanan yang terintegrasi serta dukungan sumber daya manusia yang terlatih menjadi faktor penting dalam keberhasilan layanan kedaruratan tersebut.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan gambaran teknis yang lebih jelas bagi pemerintah daerahnya dalam menyiapkan layanan pengaduan kedaruratan berbasis teknologi.
“Melalui kunjungan ini kami mendapatkan banyak informasi dan pengalaman yang sangat bermanfaat sebagai bahan pengembangan layanan berbasis teknologi di Konawe Selatan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Kendari melalui Diskominfo menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar daerah dalam pengembangan layanan digital pemerintahan.
Penulis: Sumarlin


