Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan pendampingan sertifikasi ISO 9001 sebagai langkah strategis menuju peningkatan mutu dan profesionalisme pelayanan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 20 peserta dari lingkup BKD Sultra, terdiri dari empat bidang dan satu sekretariat ini, menghadirkan narasumber dari lembaga konsultan profesional yang berpengalaman dalam penerapan sistem manajemen mutu di instansi pemerintahan.

Kepala BKD Provinsi Sultra, Prof. Dr. Ir. Andi Khaeruni menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan ISO 9001 ini bertujuan menerapkan standar internasional sistem manajemen mutu dalam setiap aspek pelayanan, terutama yang berkaitan langsung dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“ISO 9001 ini adalah standar internasional untuk sistem manajemen yang berkaitan dengan pelayanan yang utuh. BKD ini kan induknya ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Semua proses mulai dari seseorang masuk sebagai pegawai sampai pensiun dilakukan di sini. Karena itu, kami ingin memberikan pelayanan maksimal dan berkualitas sehingga bisa memberikan kepuasan kepada mereka,” ujar Prof. Andi Khaeruni.

Ia menambahkan, penerapan ISO 9001 di BKD Sultra diharapkan dapat menghadirkan sistem mutu dan tata kelola pelayanan yang terstandar, di mana setiap proses memiliki dokumen dan SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas.

“Kami harapkan nanti semua layanan di BKD ini terstandar, semua tercatat dan ada SOP-nya. Jadi para pegawai dalam memberikan layanan kepada ASN lain bekerja berdasarkan prosedur yang jelas. Dengan begitu, kinerja menjadi lebih tertib, efisien, dan bisa dipertanggungjawabkan,” terangnya.

Meski baru menjabat sejak Mei lalu, Prof. Andi Khaeruni mengaku telah melihat semangat kerja dan dedikasi pegawai dalam memberikan pelayanan. Namun demikian, ia menilai penerapan ISO 9001 akan memperkuat sistem yang sudah ada, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar mutu yang diakui secara internasional.

“Teman-teman di sini sebenarnya sudah bekerja dengan baik. Tapi sebagai Kepala BKD, saya ingin memastikan seluruh pelayanan dilakukan sesuai SOP dan standar mutu. Dengan begitu, hasilnya akan lebih berkualitas dan memuaskan bagi ASN penerima layanan,” katanya.

Ketika ditanya soal instansi lain di lingkup Pemprov Sultra yang telah menerapkan standar serupa, ia mengungkapkan bahwa sejauh ini BKD menjadi salah satu instansi yang berinisiatif memulai langkah menuju sertifikasi ISO 9001.

“Saya belum tahu ada berapa dinas yang sudah sertifikasi ISO 9001 di lingkup Pemprov. Tapi berdasarkan pengalaman saya sebelumnya di kampus, penerapan standar ini sangat bermanfaat. Semua proses administrasi jadi lebih tertib, pelayanan lebih baik, dan berdampak positif terhadap penilaian kelembagaan,” ujarnya.

Prof. Andi, berharap kegiatan pendampingan ini menjadi tahap awal BKD Sultra dalam membangun budaya kerja berbasis mutu dan akuntabilitas. Setelah tahap pendampingan, BKD akan melanjutkan ke proses audit internal untuk mengukur kesiapan menuju sertifikasi ISO 9001 secara penuh.

“Dengan langkah ini, BKD Sultra optimistis dapat menjadi role model reformasi birokrasi pelayanan kepegawaian di wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Prof. Andi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penerapan ISO 9001 di instansi pemerintah, terutama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

“Menurut saya, penerapan ISO ini sangat penting. BKD sebagai induknya ASN tentu harus memberi pelayanan terbaik mulai dari pengadaan hingga pensiun. Harapan kami, seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mampu memberikan pelayanan yang berkualitas serta memuaskan bagi seluruh ASN,” tutupnya.

Laporan: Novrizal R Topa

Visited 165 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow