Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk lokal. Salah satu fokus utamanya adalah membangun marketplace dan sentra produk unggulan yang akan menjadi pusat promosi dan penjualan hasil karya pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Kendari.

Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari, Farida Agustina, menjelaskan bahwa rencana ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Kendari yang menginginkan kolaborasi lintas sektor antara Disnakerperin, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

“Ketiga OPD ini berkolaborasi untuk membangun satu sentra terpadu yang modelnya mirip dengan Krisna di Bali. Di situ akan kita jadikan pusat semua industri IKM dan UMKM, sehingga masyarakat maupun wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh khas Kendari cukup datang ke satu lokasi saja,” jelas Farida.

Baca Juga  Wali Kota Cup 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Kendari Kucurkan Rp1,45 Miliar untuk Olahraga

Selain membangun infrastruktur fisik, Pemkot Kendari juga menyiapkan platform marketplace digital yang akan memudahkan promosi dan distribusi produk lokal ke pasar yang lebih luas. Melalui marketplace ini, produk-produk unggulan seperti kerajinan nentu, rotan, tenun, hingga aneka olahan pangan akan lebih mudah diakses masyarakat tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Farida menambahkan, pihaknya juga telah melakukan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku usaha. Mulai dari pelatihan pengolahan bahan baku, manajemen mutu, hingga pengelolaan keuangan dan pemasaran.

“Kami ingin para pelaku IKM dan UMKM mampu menghasilkan produk yang sesuai kebutuhan pasar, bukan sekadar berdasarkan keinginan pribadi,” ujarnya.

Rencana pembangunan sentra produk dan marketplace ini ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026, dan diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Pemkot Kendari dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Dengan adanya marketplace dan sentra terpadu ini, Pemkot Kendari optimistis produk-produk lokal akan semakin dikenal, memiliki nilai tambah ekonomi, serta menjadi kebanggaan masyarakat Kota Kendari.

Baca Juga  DWP Kota Kendari Gelar Pertemuan Bulanan Bahas Keamanan Digital di Era Media Sosial

Penulis: Sumarlin

Visited 98 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow