Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menginisiasi Sultra Festival Ramadan 2026 yang didukung penuh oleh Bank Sultra dan Bank Indonesia. Soft launching digelar Sabtu (21/2/2026), bertepatan dengan hari ketiga Ramadan, dan akan berlangsung hingga 15 Maret 2026 di pelataran MTQ Kendari.

Direktur Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut kegiatan ini merupakan inisiatif langsung Gubernur Sulawesi Tenggara untuk menghadirkan agenda produktif selama Ramadan. Ia mengungkapkan, gagasan awalnya berangkat dari tradisi Gerakan Pangan Murah yang biasa digelar menjelang Ramadan, kemudian dikembangkan menjadi festival terpadu yang melibatkan pelaku UMKM.

“Di puasa ketiga inilah kita launching Ramadan Sultra Fest. Ini inisiatif dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Awalnya, lokasi kegiatan direncanakan di area belakang MTQ. Namun setelah mempertimbangkan masukan tenant, lokasi dipindahkan ke bagian depan agar lebih mudah dijangkau pengunjung. Menurut Andri, keputusan itu diambil demi memastikan aktivitas transaksi dan kunjungan lebih optimal.

Sebanyak 30 tenant UMKM ambil bagian dalam festival ini. Seluruhnya difasilitasi sistem pembayaran digital QRIS oleh Bank Sultra. Tak hanya mendorong transaksi non-tunai, Bank Sultra juga menyiapkan program cashback bagi nasabah yang bertransaksi, hadiah khusus untuk tenant dengan volume transaksi QRIS tertinggi, serta 50 paket makanan gratis setiap hari bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga  Peluncuran GEBER PK 2025: Sinergi Memperkuat Keberdayaan Konsumen di Era Digital

Selain bazar UMKM, Ramadan Sultra Fest juga diisi berbagai lomba, gerakan pasar murah, hingga kolaborasi komunitas untuk meramaikan suasana Ramadan. Pada momen pembukaan, turut dilakukan penyerahan santunan kepada santri tahfiz Al-Qur’an sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis antara Pemprov Sultra dan Bank Sultra. Menurutnya, festival ini bukan sekadar pusat jajanan Ramadan, tetapi menjadi simbol penguatan ekonomi kreatif berbasis digital.

“Kami mendukung penuh penggunaan QRIS di seluruh tenant. Ini bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi membangun ekosistem ekonomi digital yang transparan dan efisien,” katanya.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan otoritas moneter menjadi kunci dalam memperluas akses pasar UMKM. Bank Indonesia pun berkomitmen terus mendorong digitalisasi transaksi di daerah sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional.

Soft launching ini menjadi langkah awal sebelum grand launching yang direncanakan akhir Februari dengan melibatkan jajaran pemerintah provinsi dan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga  KPU Wakatobi Tetapkan 82.431 Pemilih pada Rekapitulasi PDPB Triwulan III 2025

Dengan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 15 Maret mendatang, Ramadan Sultra Fest 2026 diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal, memperluas adopsi transaksi digital, sekaligus menghadirkan suasana Ramadan yang semarak bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari.

Penulis: Sumarlin

Visited 14 times, 14 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow