Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kota Kendari terus melakukan kalibrasi dan evaluasi sistem interkoneksi jaringan distribusi sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada pelanggan.

Upaya ini difokuskan pada pembenahan jaringan induk perpipaan yang selama ini menjadi titik krusial dalam menjaga kuantitas dan kontinuitas distribusi air. Evaluasi menyeluruh dilakukan pada sisi distribusi, karena kendala utama yang dihadapi PDAM Kendari selama ini berada pada konektivitas antarjaringan pipa.

Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Sukriyaman, menjelaskan bahwa program kalibrasi interkoneksi ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan aliran air dapat terdistribusi lebih stabil dan merata ke seluruh wilayah pelayanan.

“Pelayanan distribusi air di beberapa area sudah menunjukkan peningkatan, baik dari sisi kuantitas maupun durasi pengaliran, sehingga kontinuitas pelayanan bisa terus terjaga,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Selain fokus pada kuantitas, PDAM Kendari juga memastikan kualitas air tetap terjaga. Pengawasan kualitas produksi dilakukan selama 24 jam, sehingga air yang diproduksi tetap memenuhi standar hingga sampai ke rumah pelanggan.

Baca Juga  KPK Pantau Pembangunan RSUD Kota Kendari

Saat ini, perhatian utama diarahkan pada jaringan induk di wilayah Cluster Puuwatu, tepatnya di Perumahan Graha Asri. Di kawasan tersebut terdapat sekitar 300 sambungan pelanggan, namun baru 22 sambungan yang aktif, sementara sisanya dalam kondisi terputus.

Sukriyaman mengakui kondisi tersebut tidak terlepas dari pelayanan di masa lalu yang belum optimal. Karena itu, melalui perbaikan sistem interkoneksi dan kalibrasi jaringan, PDAM berupaya mengembalikan kepercayaan pelanggan agar kembali berlangganan.

“Kami menyadari kondisi ini akibat pelayanan kami sebelumnya. Sekarang kami berupaya memperbaiki secara bertahap agar pelanggan kembali percaya dan mengaktifkan sambungannya,” jelasnya.

Sejauh pelaksanaan program ini, PDAM Kendari mencatat sejumlah wilayah sudah dapat dialiri air setiap hari. Bahkan, untuk wilayah terjauh, waktu tunggu distribusi kini maksimal empat hari, jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

PDAM Kendari menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan sistem distribusi secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih optimal bagi seluruh pelanggan di Kota Kendari, sejalan dengan arahan Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Baca Juga  Tiga Bulan Pimpin PDAM Kendari, Sukriyaman Laporkan Kinerja dan Tantangan ke Kejari

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow