KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi memutuskan Kota Kendari sebagai lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV. Keputusan tersebut diambil melalui forum rapat setelah mempertimbangkan keterbatasan anggaran serta kesiapan infrastruktur olahraga yang dinilai paling memadai berada di ibu kota provinsi.
Ketua KONI Sultra Andi Ady Aksar menjelaskan, mayoritas peserta rapat menyepakati Kendari sebagai alternatif paling realistis untuk menjamin keberlangsungan Porprov 2026. Efisiensi anggaran menjadi alasan utama, mengingat kondisi fiskal daerah yang menuntut kebijakan lebih selektif dalam pelaksanaan kegiatan berskala besar.
“Sudah kita putuskan pelaksanaannya di Kota Kendari. Sebagian besar peserta menyetujui karena pertimbangan efisiensi anggaran. Dengan keterbatasan yang ada, ini harus kita maklumi bersama,” ujarnya.
Meski telah ditetapkan, keputusan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut oleh tim eksternal dan tim ad-hoc yang segera dibentuk KONI Sultra. Tim ini bertugas mengkaji aspek teknis, termasuk kemungkinan pembagian cabang olahraga ke daerah lain sebagai lokasi pendukung.
Kendari dinilai memiliki keunggulan dari sisi kelengkapan venue olahraga. Hampir seluruh fasilitas pertandingan tersedia dan siap digunakan, sehingga KONI dapat lebih memfokuskan persiapan pada aspek non-teknis seperti pembinaan atlet, kesiapan panitia, serta pengaturan akomodasi kontingen dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
“Venue olahraga hampir semuanya ada di Kota Kendari. Itu menjadi salah satu alasan kuat, sehingga kami bisa fokus pada persiapan lainnya,” lanjutnya.
Terkait waktu pelaksanaan, KONI Sultra belum menetapkan jadwal pasti. Penentuan waktu dan pembentukan panitia pelaksana akan menjadi agenda lanjutan setelah tim ad-hoc menyelesaikan pembahasan teknis. Namun, Porprov XV diproyeksikan berlangsung pada akhir tahun 2026.
Sementara itu, usulan Kabupaten Bombana agar beberapa cabang olahraga dipertandingkan di wilayahnya tetap terbuka. Opsi tersebut akan menjadi salah satu poin yang dibahas secara mendalam oleh tim ad-hoc, guna memastikan pemerataan peran daerah tanpa mengabaikan efisiensi dan kesiapan teknis.
Melalui keputusan ini, KONI Sultra berharap pelaksanaan Porprov XIV dapat berjalan efektif, terukur, dan tetap mampu mendorong prestasi olahraga daerah di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
Selain membahas Porprov, rapat juga menyepakati keikutsertaan kontingen Sulawesi Tenggara dalam ajang PON bela diri yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan dan peningkatan jam tanding atlet Sultra di level nasional.
Penulis: Sumarlin



