Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Kendari menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI yang dirangkaikan dengan Musda III Partai Golkar Kabupaten Konawe Kepulauan, di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (16/1/2026). Agenda ini menjadi momentum penting evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi menjelang agenda politik ke depan.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Kendari, LM Inarto, mengenang perjalanan kepemimpinannya selama lima tahun terakhir. Ia menyebut Musda XI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan catatan sejarah bagi dirinya dan seluruh jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Kota Kendari.

“Inilah syarat organisasi yang harus kita jalani. Bagi saya dan seluruh pengurus, ini adalah kebanggaan sekaligus sejarah,” ujar Inarto di hadapan kader dan undangan yang hadir.

Ia menceritakan awal kepemimpinannya yang dimulai di usia relatif muda, sekitar 35 tahun, dengan berbagai tantangan dan keraguan dari sejumlah pihak. Namun, berbekal pesan orang tuanya untuk selalu bersabar, Inarto mengaku memilih fokus membangun kebersamaan hingga tingkat akar rumput.

Baca Juga  La Yuli Resmi Pimpin PKS Kendari, Wali Kota Ajak Sinergi Bangun Daerah

Dengan keterbatasan sumber daya kala itu, ia menekankan pentingnya menyatukan hati kader. Keyakinan tersebut kemudian melahirkan semangat kolektif yang diwujudkan melalui tagline “Satu Pikir, Satu Hati, Satu Gerak” pada Pemilu 2024.

Hasilnya, Partai Golkar Kota Kendari berhasil mencatat sejarah dengan kembali menjadi pemenang pemilu setelah lebih dari dua dekade, sekaligus mengantarkan kadernya sebagai Ketua DPRD Kota Kendari. Inarto menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat atas kepercayaan tersebut.

Meski demikian, ia mengakui Golkar Kota Kendari masih memiliki pekerjaan rumah, khususnya pada kontestasi Pilkada. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat soliditas ke depan.

“Setelah Musda ini, kita rapikan barisan dan panaskan mesin. Golkar harus siap menjadi pemenang pemilu dan pilkada ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran,  menilai Musda sebagai forum strategis untuk memperkuat organisasi partai politik. Menurutnya, Musda menjadi ruang evaluasi kinerja, konsolidasi, serta perumusan arah kebijakan dan program kerja partai ke depan.

Baca Juga  10 Tahun Pengalaman di DPRD Jadi Bekal AJB Membangun Kabupaten Muna yang Mandiri

Ia mengapresiasi kontribusi Partai Golkar Kota Kendari yang dinilai berhasil menjaga kepercayaan publik, terbukti dengan capaian sebagai pimpinan DPRD Kota Kendari.

Wali Kota juga menekankan pentingnya soliditas kader, penguatan kaderisasi, serta menjaga kebersamaan lintas partai demi kepentingan masyarakat.

“Perbedaan warna politik bukan penghalang. Tujuan kita sama, bagaimana menyejahterakan rakyat dan memajukan Kota Kendari,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kendari, lanjut Siska, membuka ruang kolaborasi dan sinergi dengan seluruh elemen politik dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

Musda XI Partai Golkar Kota Kendari diharapkan berlangsung demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus melahirkan keputusan strategis yang mampu memperkuat peran Golkar dalam pembangunan daerah serta menjawab tantangan politik ke depan.

Penulis: Sumarlin

Visited 125 times, 5 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow