Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari kembali menegaskan komitmennya memperbaiki kualitas layanan pendidikan melalui usulan revitalisasi puluhan satuan pendidikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, dalam forum Rapat Kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kota Kendari yang turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti.

Dalam paparannya, Siska menyebut revitalisasi sekolah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat masih adanya satuan pendidikan dengan kondisi sarana prasarana yang belum sepenuhnya layak mendukung proses belajar mengajar. Pemerintah kota, kata dia, tidak ingin kualitas pendidikan hanya bergantung pada kurikulum dan tenaga pendidik, tetapi juga ditopang lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan manusiawi.

“Kami mengusulkan revitalisasi sekolah tahun 2026 dengan rincian PAUD sebanyak 24 sekolah, SD 30 sekolah, SMP 15 sekolah, dan SKB 11 sekolah. Ini kami pandang sebagai investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Kota Kendari,” ujar Siska.

Ia menegaskan, pembangunan fisik sekolah tidak bisa dipisahkan dari misi meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan. Menurutnya, masih ada sekolah yang membutuhkan perbaikan ruang kelas, sanitasi, hingga fasilitas penunjang pembelajaran yang memadai.

Baca Juga  Wali Kota Siska Karina Imran Targetkan Kendari Raih Adipura Kencana

Siska juga memaparkan bahwa sepanjang 2025, Kota Kendari telah menerima program revitalisasi untuk beberapa satuan pendidikan, meski jumlahnya masih terbatas. Karena itu, Pemkot berharap pemerintah pusat dapat memberi atensi lebih besar terhadap kebutuhan riil daerah, terutama kota yang terus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan di Sulawesi Tenggara.

“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Pembangunan fisik dan ekonomi tidak akan berarti tanpa investasi serius pada manusia. Dan investasi itu dimulai dari sekolah,” tegasnya.

Selain revitalisasi bangunan, Pemkot Kendari juga mendorong penguatan digitalisasi pembelajaran. Siska menyebut sejumlah PAUD, SD, dan SMP telah menerima fasilitas digital, namun pemerataannya masih perlu ditingkatkan agar tidak terjadi kesenjangan antarsekolah.

Usulan revitalisasi ini, lanjut Siska, telah disampaikan secara resmi melalui Dinas Pendidikan Kota Kendari dan diharapkan dapat selaras dengan kebijakan nasional percepatan perbaikan satuan pendidikan yang dicanangkan pemerintah pusat.

Pemerintah Kota Kendari berharap sinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus diperkuat, sehingga  berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan dan masa depan generasi muda di daerah.

Baca Juga  DPRD Tetapkan 23 Propemperda 2026, Wali Kota Kendari Fokus Regulasi Berbasis Publik

Penulis: Sumarlin

Visited 37 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow