KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada masyarakat kurang mampu. Penyaluran perdana di Kecamatan Puuwatu dilakukan oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, di kantor Kelurahan Puuwatu, Rabu (26/11/2025), dan menyasar 2.101 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di enam kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota secara simbolis menyerahkan bantuan berupa beras dan minyak goreng kepada 448 PBP yang hadir di lokasi. Siska menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok harian.
“Ini bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan, tidak ada pilih kasih. Data penerima sudah diklaster dan diidentifikasi dengan benar,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat penerima terus mendukung program pemerintah di kota hingga pusat.
“Mudah-mudahan ini menjadi berkah dan membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, disambut antusias masyarakat.
Penyaluran CPPD ini mendapat dukungan dari Perum Bulog, termasuk kehadiran langsung perwakilan Bulog Pusat Muhammad Iwan dan Pemimpin Wilayah Bulog Sultra Benhur. Wali Kota menyampaikan apresiasinya atas sinergi tersebut.
“Terima kasih atas dukungan Bulog kepada Pemkot Kendari,” kata Siska.
Wali Kota menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi menjadi bagian dari visi pemerintahan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
“Doakan pemerintah pusat, provinsi, dan kota agar program seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan perlindungan,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf menjelaskan, secara keseluruhan, CPPD Kota Kendari 2025 ditujukan bagi 16.913 PBP yang tersebar di 11 kecamatan dan 65 kelurahan. Program ini bertujuan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin, mengatasi kerawanan pangan, serta membantu mengendalikan inflasi daerah.
“Bantuan disalurkan dalam bentuk 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan untuk alokasi Oktober–November 2025,” jelasnya.
Kecamatan Abeli memiliki 1.876 PBP, Baruga memiliki 913 PBP, Kadia memiliki 1.034 PBP, Kecamatan Kambu memiliki 668 PBP, Kendari memiliki 2.231 PBP, Kendari Barat memiliki 2.408 PBP, dan Mandonga memiliki 1.732 PBP. Kecamatan Nambo memiliki 1.357 PBP, Poasia memiliki 1.139 PBP, Puuwatu memiliki 2.101 PBP, dan Wua-Wua memiliki 1.449 PBP.
Melalui CPPD, pemerintah ingin memastikan akses pangan masyarakat tetap terjaga. Upaya ini dianggap strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan angka kemiskinan. Penyaluran pangan bersubsidi juga diharapkan membantu menjaga stabilitas harga di pasar sehingga inflasi tetap terkendali.
Selain Kecamatan Puuwatu, hari ini Wali Kota Kendari juga menyerahkan bantuan serupa di Kecamatan Baruga, Kecamatan Nambo dan Kecamatan Kendari.
Penulis: Sumarlin



