Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Pemerintah Kota Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan. Kali ini, sebanyak 100 ribu bibit ikan air tawar yang diterima dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara langsung disalurkan ke empat kelompok pembudidaya di Kecamatan Baruga dan Puuwatu, Selasa (8/7/2025).

Penyerahan bibit ikan dilakukan oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Agus Salim, sebagai tindak lanjut atas bantuan dari pemerintah provinsi. Bibit tersebut terdiri dari 64 ribu ekor ikan lele dan 40 ribu ekor ikan gurami. Bantuan ini akan menjadi tambahan modal penting bagi kelompok masyarakat dalam mengembangkan usaha budidaya perikanan air tawar.

“Bantuan ini tidak terlepas dari komunikasi yang baik dan intensif antara ibu Wali Kota Kendari, bersama Wakil Wali Kota Kendari, dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Mereka terus mendorong program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelas Agus Salim saat ditemui usai penyerahan bantuan.

Kadis Perikanan Kota Kendari, Agus Salim. Foto: Sumarlin/mitranusantara.id

Menurut Agus Salim, program ini juga merupakan respons langsung terhadap sejumlah usulan masyarakat pembudidaya ikan yang selama ini mengharapkan dukungan pemerintah untuk menambah jumlah bibit dan memperkuat ketahanan usaha mereka.

Baca Juga  Peroleh Survei Teratas, Charta Politika: ASR Tepat Memilih Hugua Sebagai Cawagub

“Bibit yang disalurkan hari ini diharapkan bisa tumbuh dengan baik hingga panen. Untuk kolam tanah (konvensional), masa panen diperkirakan antara 4 hingga 6 bulan, sementara sistem bioflok bisa lebih cepat, yakni sekitar 2 hingga 3 bulan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini sistem bioflok menjadi salah satu alternatif unggulan budidaya ikan di wilayah Kota Kendari karena tidak memerlukan lahan yang luas namun tetap produktif. Metode ini dinilai efisien dan cocok diterapkan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang.

Dinas Perikanan Kota Kendari menerima bantuan bibit ikan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk diserahkan pada kelompok pembudidaya. Foto: Sumarlin/mitranusantara.id

Selain itu, pasar untuk ikan konsumsi seperti lele dan gurami di Kota Kendari dan sekitarnya masih terbuka lebar, baik untuk konsumsi rumah tangga, rumah makan, hingga kebutuhan hotel. Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi para pembudidaya untuk meningkatkan hasil dan pendapatan.

Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perikanan juga berencana memberikan pendampingan teknis kepada kelompok penerima, agar budidaya ikan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kita tidak hanya berhenti pada penyerahan bibit. Ke depan, pendampingan, pelatihan, dan monitoring akan dilakukan agar hasilnya bisa maksimal dan menjadi contoh bagi kelompok lain,” tegas Agus.

Baca Juga  261 Kasus DBD, Dinas Kesehatan Kota Kendari Fogging di 105 Lokasi

Melalui bantuan ini, Pemkot Kendari berharap dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan di sektor perikanan, menggerakkan ekonomi lokal, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.

Dinas Perikanan Kota Kendari menerima bantuan bibit ikan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk diserahkan pada kelompok pembudidaya. Foto: Sumarlin/mitranusantara.id

Adapun rincian bantuan tersebut adalah sebagai berikut:

Kelompok Alo Sejahtera di Kelurahan Watubangga menerima 32 ribu ekor ikan lele.

Kelompok Gotong Royong di Kelurahan Tobuha menerima 32 ribu ekor ikan lele.

Kelompok Rizki Amohalo di Kelurahan Baruga mendapat 20 ribu ekor ikan gurami.

Kelompok Lele Bom di Kelurahan Watubangga mendapat 20 ribu ekor ikan gurami. (ADV)

Penulis: Sumarlin

Visited 209 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow