Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– dr. Agus Purwo Hidayat, Sp.An-TI, Subsp.M.N(K), terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Tenggara periode 2026–2029. Ia unggul dalam pemilihan pada Musyawarah Wilayah (Muswil) XI IDI Sultra yang berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (24/10/2026).

Agus Purwo memperoleh 22 suara, mengalahkan dr. Algazali yang meraih 10 suara. Hasil tersebut mengantarkannya memimpin organisasi profesi dokter di Sulawesi Tenggara untuk periode tiga tahun mendatang.

Kemenangan ini menjadi awal bagi Agus Purwo untuk menjalankan visi membangun IDI Sultra yang solid, profesional, berintegritas, dan berdampak bagi dokter maupun masyarakat.

Dalam visi yang diusungnya, Agus menempatkan penguatan organisasi dan peningkatan peran IDI sebagai bagian penting dalam menjawab tantangan profesi kedokteran. Organisasi dokter, menurut arah visi tersebut, diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga mampu memberikan perlindungan bagi anggotanya sekaligus berkontribusi terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Untuk mewujudkan visi itu, direktur RSJPDO Oputa Yo Ko ini membawa tiga misi utama. Pertama, memperkuat persatuan dan kepemimpinan kolektif dokter.

Baca Juga  Dua Pejabat Baru di Lingkup Pemkot Kendari Terima SK, Ini Pesan Wakil Wali Kota

“Kedua, mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan dokter melalui sistem advokasi yang cepat, profesional, dan terpadu, terutama dalam aspek hukum,” katanya.

Misi ketiga adalah meningkatkan kompetensi, mutu, dan profesionalisme dokter melalui pendidikan kedokteran berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting agar dokter terus mengembangkan kemampuan dan menjaga kualitas pelayanan di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Ketiga misi tersebut menjadi landasan arah kepemimpinan Agus dalam membawa IDI Sultra menghadapi berbagai persoalan profesi, mulai dari penguatan solidaritas antaranggota hingga peningkatan kapasitas dokter.

Sebelumnya, dalam rangkaian Muswil XI IDI Sultra, persoalan distribusi dokter juga menjadi perhatian. Ketua IDI Sultra periode sebelumnya, La Ode Rabiul Awal, menyebut sekitar 1.500 dokter berada di Sulawesi Tenggara, dengan hampir 500 orang di antaranya bertugas di Kota Kendari. Distribusi dokter, khususnya dokter spesialis, masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius.

Kondisi tersebut menjadi salah satu konteks penting bagi kepemimpinan IDI dalam memperjuangkan pemerataan layanan kesehatan sekaligus memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan dokter di berbagai daerah.

Baca Juga  THR ASN Kota Kendari Dibayarkan Hari Ini, Total Rp35,5 Miliar Dana Disiapkan

Dengan semangat “Bersatu, Terlindungi, Berdaya, dan Berdampak,”Agus Purwo diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan perlindungan profesi, serta mendorong kontribusi dokter bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 1 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow