Penulis : Redaksi

KENDARI, MITRANUSANTARA.ID– Antusiasme masyarakat menyambut Pasar Pangan Murah di Kota Kendari terlihat dari penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Dari dua ton beras yang disediakan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari, dengan harga Rp58 ribu per 5 Kg, stoknya tersisa beberapa karung meski kegiatan tersebut belum resmi dibuka, Rabu (21/10/2026).

Pasar Pangan Murah ini berlangsung di lapangan parkir Balai Kota Kendari dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat. Pembukaan direncanakan dilakukan serentak secara nasional, Kamis (22/10/2026). Rencananya kegiatan ini akan dibuka Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, secara daring.

Tingginya minat masyarakat terhadap beras SPHP menunjukkan kebutuhan warga terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau masih tinggi. Kondisi ini sekaligus menjadi perhatian pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan pasar pangan murah digelar dengan melibatkan berbagai pelaku usaha pangan untuk memberikan akses kepada masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Baca Juga  Hingga Juli 2024 Pemkot Kendari Realisasikan 44% Anggaran Belanja

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menyediakan beras, tetapi juga menghadirkan beragam komoditas pangan melalui partisipasi distributor dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pasar pangan murah ini berlangsung sampai Jumat, dengan melibatkan 16 distributor pangan dan 20 UMKM pangan,” jelasnya, Rabu (21/10/2026).

Penyelenggaraan kegiatan ini turut mendapat dukungan Bank Indonesia (BI), Perum Bulog, serta Sostro. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat ketersediaan komoditas sekaligus memperluas pilihan belanja masyarakat.

Keterlibatan distributor dan UMKM juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk pangan secara langsung kepada konsumen. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan sehari-hari dalam satu lokasi, sementara pelaku usaha memiliki kesempatan memperluas jangkauan pasar.

Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari menempatkan pasar pangan murah sebagai salah satu upaya pengendalian harga dan pasokan pangan. Langkah ini juga diarahkan untuk membantu menjaga inflasi, terutama yang dipengaruhi perubahan harga komoditas kebutuhan pokok.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Ketersediaan stok yang memadai dan distribusi yang lancar menjadi faktor penting agar manfaat pasar pangan murah dapat dirasakan lebih luas.

Baca Juga  Peluang dan Tantangan IKM di Sulawesi Tenggara: Upaya Pemerintah Melalui Disperindag

Penulis: Sumarlin

Visited 1 times, 8 visit(s) today
WhatsApp Follow WhatsApp Channel MITRANUSANTARA.ID untuk update berita terbaru setiap hari Follow