KENDARI, MITRANUSANTARA.ID – Wali Kota Kendari melantik 111 kepala sekolah dari tingkat TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta, dalam upacara resmi yang digelar sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan di daerah. 111 kepala sekolah tersebut terdiri dari 27 kepala sekolah TK Negeri dan TK Swasta, 65 SD Negeri dan Swasta dan 19 kepala sekolah SMP Negeri dan Swasta.
Wali Kota menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepada para kepala sekolah merupakan kepercayaan besar untuk membawa perubahan nyata bagi kemajuan pendidikan di Kota Kendari.
“Selamat bertugas kepada 111 kepala sekolah yang baru saja dilantik. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan ketulusan dan integritas. Kepala sekolah adalah role model sekaligus ujung tombak peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.
Wali Kota menekankan posisi strategis kepala sekolah sebagai penanggung jawab seluruh aktivitas di sekolah. Jika pemimpin lemah, seluruh komponen sekolah berpotensi terganggu. Karena itu, ia berharap para kepala sekolah mampu menjadi figur yang kuat, mampu mengayomi, dan menghadirkan budaya positif di sekolah.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kendari terhadap integritas dalam birokrasi pendidikan. Wali Kota menolak keras praktik jual beli jabatan dan memastikan proses pelantikan berlangsung transparan.
“Jika ada yang terbukti memberi atau menerima suap, siapa pun dia, jabatannya akan dicabut. Tidak ada kompromi,” tegasnya.
Selain itu, Wali Kota mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang bersih dari tindakan melanggar aturan. Ia menyoroti masih adanya laporan terkait perilaku tidak terpuji di beberapa sekolah, dan meminta seluruh kepala sekolah untuk saling mengingatkan, terutama saat apel pagi.
“Guru dan kepala sekolah juga harus diberi pengarahan, bukan hanya siswa. Jangan biarkan bibit-bibit yang tidak baik tumbuh,” katanya.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pendekatan yang manusiawi dalam mendidik siswa. Menurutnya, pelayanan pendidikan harus dilakukan dengan hati dan pendekatan holistik agar anak-anak merasa dihargai dan mudah diarahkan.
Wali Kota juga meminta kepala sekolah menghadirkan inovasi pembelajaran, menyesuaikan metode dengan perkembangan zaman, serta memanfaatkan teknologi secara bijak. Pengelolaan anggaran dan program sekolah harus dilakukan secara akuntabel, sesuai aturan, dan transparan.
“Bangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Perkuat kolaborasi dengan guru, komite sekolah, orang tua, dan masyarakat. Pendidikan adalah kerja bersama,” tegasnya.
Pemerintah Kota Kendari, lanjutnya, berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta mendorong kreativitas sekolah agar mampu bersaing.
Wali Kota berharap momentum pelantikan ini menjadi awal pengabdian yang lebih baik.
“Masa depan generasi muda ada di tangan kita semua. Jalankan amanah ini dengan integritas dan semangat pelayanan,” pungkasnya.
Beberapa kepala sekolah tingkat SMP yang turut dilantik antara lain:
Yani SPd sebagai Kepala SMPN 21 Kendari,
Wa Ode Nurhafiah SPd sebagai Kepala SMPN 22 Kendari,
Hajah Suryani SPd MPd sebagai Kepala SMPN 23 Kendari,
Sri Mila Ningsih SPd MPd sebagai Kepala SMPN 24 Kendari
Penulis: Sumarlin



